Share

Ekonomi Melesat tapi Pengangguran di Indonesia Naik Jadi 8,42 Juta Orang

Antara, Jurnalis · Senin 07 November 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 07 320 2702656 ekonomi-melesat-tapi-pengangguran-di-indonesia-naik-jadi-8-42-juta-orang-6Io9wqk7E7.jpg Pengangguran di RI Naik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia meningkat 680 ribu orang jadi 8,42 juta orang pada periode Agustus 2022. Kenaikan angka pengangguran di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,72% pada kuartal III-2022.

Hasil ini merupakan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang dilakukan pada Agustus 2022.

Terdapat penurunan bukan angkatan kerja 860 ribu orang menjadi 65,7 juta orang, sehingga secara keseluruhan penduduk usia kerja bertambah 2,71 juta orang menjadi 209,42 juta orang.

"Namun karena tidak semua angkatan kerja terserap, terdapat tambahan pengangguran 680 ribu orang. Dengan demikian secara keseluruhan ada 8,42 juta orang yang menganggur," kata Kepala BPS Margo Yuwono di Jakarta, Senin (11/7/2022).

BACA JUGA:Orang Kaya RI Mulai Banyak Belanja Topang Ekonomi Tumbuh 5,7% 

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal III-2022 yang sebesar 5,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) mampu menyerap 4,25 juta tenaga kerja.

"Ini berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional yang dilakukan pada Agustus 2022," katanya.

Dengan demikian secara keseluruhan terdapat 135,3 juta orang masyarakat yang bekerja per Agustus 2022, yang meliputi pekerja penuh 92,63 juta orang atau meningkat 8,37 juta orang, pekerja paruh waktu 34,13 juta orang atau turun 1,24 juta orang, serta setengah pengangguran 8,54 juta orang atau turun 2,88 juta orang.

Dia menjelaskan peningkatan jumlah pekerja penuh sejalan dengan terus menguatnya perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Untuk diketahui, pekerja penuh adalah mereka yang bekerja minimal selama 35 jam seminggu, sedangkan pekerja paruh waktu adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu, tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain.

Sementara setengah pengangguran adalah mereka yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu dan masih mencari atau menerima pekerjaan tambahan.

Seiring dengan pertambahan tenaga kerja, Margo mengungkapkan angkatan kerja tercatat bertambah pula sebanyak 3,57 juta orang menjadi 143,72 juta orang per Agustus 2022.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini