Share

Ekonomi Lesu, 100 Harta Orang Terkaya China Merosot Jadi Rp14.241 Triliun

Clara Amelia, Okezone · Kamis 10 November 2022 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 10 455 2704567 ekonomi-lesu-100-harta-orang-terkaya-china-merosot-jadi-rp14-241-triliun-NF2rKHGVje.jpg Zhong jadi orang terkaya di China (Foto: Forbes)

JAKARTA - Harta orang terkaya China anjlok hingga 39% menjadi USD907,1 miliar. Ini adalah penurunan terbesar dalam kurun waktu dua dekade.

Kesengsaraan ekonomi, politik, dan pandemi China menjadi penyebab penurunan kekayaan 100 orang terkaya ini. Forbes mencatat kekayaan gabungan dari 100 orang terkaya China anjlok 39% menjadi USD907,1 miliar setara Rp14.241 triliun (kurs Rp15.700) dari USd1,48 triliun.

Dari daftar 100 nama orang terkaya di China, 79 di antaranya mengalami turun kekayaan, 12 orang yang kembali masuk dalam daftar, tiga orang baru masuk dalam daftar dan hanya dua orang yang hartanya mengalami kenaikan.

Kekayaan para miliarder ini juga turun di tengah kekhawatiran tentang belokan kiri dalam politik China setelah Kongres Partai Komunis pada Oktober, dan lebih dari 12% jatuhnya nilai yuan terhadap dolar AS pada tahun lalu.

Dua metrik utama mengalami kerugian besar: indeks saham acuan CSI 300 China daratan turun lebih dari seperempat nilainya sejak daftar terakhir muncul, sementara Indeks Hang Seng Hong Kong bernasib lebih buruk, terjun hampir 41%.

Forbes mencatat, peringkat pertama orang terkaya China diduduki oleh Zhong Shanshan, pengusaha air minum kemasan top China Nongfu Spring. Di antara penurunan dramatis bagi banyak orang, kekayaan Zhong bernasib relatif baik, turun hanya 5% menjadi USD62,3 miliar dari USD65,9 miliar.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Kekayaan Zhong tidak turun banyak karena investasinya yang cerdas ke pemasok tes Covid di Beijing Wantai Biological Pharmacy, dan dari memasok komoditas vital air minum. Sementara posisi kedua ditempati Zhang Yiming, pendiri dan mantan ketua dan CEO Bytedance-pemilik aplikasi video TikTok yang sangat populer. Kekayaannya senilai USD49,5 miliar, turun hampir 17% dari tahun lalu di tengah penurunan penilaian perusahaan media sosial di seluruh dunia.

Kemudian Robin Zeng, pengusaha pembuat baterai kendaraan listrik terbesar di dunia CATL, berada di urutan ke-3 dalam daftar lagi tahun ini dengan kekayaan bersih USD28,9 miliar, turun 43% dari USD50,8 miliar tahun lalu.

Di sisi lain, miliarder yang hartanya turun paling besar adalah Pemilik Tencent Ma Huateng (juga dikenal sebagai Pony Ma), yang kekayaan bersihnya turun USD25,7 miliar menjadi USD23,4 miliar, karena penurunan hampir 50% saham Tencent selama setahun terakhir. Laba Tencent terpukul awal tahun ini menyusul penurunan pendapatan iklan dan game.

Kekayaan miliarder teknologi lainnya juga jatuh. Saham pembuat ponsel yang terdaftar di Hong Kong Xiaomi juga turun hampir 50% dibandingkan tahun sebelumnya, menjatuhkan kekayaan Lei Jun, pendiri dan CEO Xiaomi, menjadi USD7,6 miliar dari USD17,9 miliar. Raksasa e-commerce JD.com Ketua Richard Liu bernilai USD8,3 miliar, turun dari USD17,6 miliar tahun lalu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini