Share

China Borong 1 Juta CPO hingga Produk Pertanian-Perikanan Indonesia

Rizky Fauzan, MNC Portal · Jum'at 11 November 2022 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 11 320 2705622 china-borong-1-juta-cpo-hingga-produk-pertanian-perikanan-indonesia-ieB5n2ZSTV.jfif China Borong 1 Juta CPO Indonesia. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Kementerian Perdagangan melakukan penandatanganan kontrak dagang perkebunan dan perikanan antara pelaku usaha Indonesia dan Tiongkok. Indonesia pun akan menambah kuota ekspor CPO ke China.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan, apresiasi atas kerjasama antar pelaku usaha produk kelapa sawit Indonesia beserta turunannya.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Tiongkok, kedutaan Indonesia di Beijing serta semua pihak atas dedikasi dan upayanya dalam mewujudkan pelaksanaan kegiatan hari ini. Tidak lupa saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dukungan dari asosiasi dan pelaku usaha Tiongkok, para asosiasi produk kelapa sawit Indonesia yang berperan aktif meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara," kata Zulkifli melalui webinar, Jumat (11/11/2022).

Baca Juga: Harga CPO Anjlok Dipicu Ekspektasi Peningkatan Stok Malaysia

Acara penandatanganan ini merupakan bentuk realisasi tindak lanjut pertemuan bilateral kedua negara pada akhir bulan Juli yang lalu terkait dengan komitmen pembelian atas satu juta CPO dan juga produk pertanian dan perikanan dari Indonesia.

"Secara khusus kami berharap dukungan kementerian perdagangan Tiongkok dalam upaya penanganan hambatan ekspor produk Indonesia ke RRT dan bantuan kemudahan untuk masuk ke pasar Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Baca Juga: Harga CPO Jatuh, Terbebani Lesunya Permintaan China

"Kami juga berharap dukungan dan peran serta pemerintah Tiongkok dalam meningkatkan perdagangan yang seimbang saling menguntungkan dan berkesinambungan bagi kepentingan kedua negara," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, para pengusaha China menekan perjanjian tertulis dengan Indonesia untuk mengimpor produk minyak sawit mentah atau CPO dan turunannya sebanyak minimal 1 juta ton. Perjanjian tertulis itu sebagai tindak lanjut komitmen China yang telah dinyatakan sejak Juli lalu pasca kunjungan Presiden Joko Widodo.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Perjanjian komitmen itu ditandatangani di negara masing-masing pada Jumat (11/11/2022) oleh China Chamber of Commerce for Import and Export for Foodstuffs, Native Produce & Animal By-Products (CFNA) dengan empat asosiasi pengusaha sawit di Indonesia. Yakni Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Gabungan Minyak Nabati Indonesia (GIMMI), Asosiasi Minyak Makan Indonesia (AIMMI), serta Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (APOLIN).

"Ini adalah bentuk realisasi tindaklanjut pertemuan bilateral kedua negara terkait komiten pembelian China atas 1 juta ton CPO dan produk pertanian maupun produk perikanan lainnya," kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Dia pun mengapresiasi inisiasi komitmen dari pengusaha kedua negara atas kerja sama tersebut. Dia optimistis, kerjasama bilateral Indonesia-China yang sudah berusia 72 tahun akan semakin meningkat dalam perdagangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini