Share

Laba MNC Kapital Indonesia (BCAP) Meroket 218,2% Jadi Rp83,22 Miliar pada Kuartal III-2022

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Selasa 15 November 2022 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 15 278 2707635 laba-mnc-kapital-indonesia-bcap-meroket-218-2-jadi-rp83-22-miliar-pada-kuartal-iii-2022-nVq32x14jo.jpg Laba MNC Kapital Indonesia naik tajam (Foto: Freepik)

JAKARTA PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) mencatatkan kinerja cemerlang hingga kuartal III 2022. Pendapatan digital BCAP melambung hampir tiga kali lipat, dari Rp68,92 miliar menjadi Rp200,56 miliar, atau melonjak 191,00% year-on- year (yoy).

Sementara itu, BCAP juga mencatatkan peningkatan laba bersih secara eksponensial yaitu sebesar 218,23% yoy, dari Rp26,15 miliar hingga Rp83,22 miliar pada kuartal III 2022. Perseroan juga membukukan kenaikan pendapatan sebesar 8,20% yoy, dari Rp1.920,82 miliar menjadi Rp2.078,39 miliar pada kuartal III 2022.

Di mana pendapatan bunga menguat 12,57% yoy menjadi Rp 1.201,14 miliar untuk tahun berjalan. Kombinasi di atas menghasilkan pertumbuhan signifikan pada margin laba bersih Perseroan yaitu sebesar 194,11%, dari 1,36% pada kuartal III 2021 menjadi 4,00% pada periode yang sama tahun ini.

Direktur Utama BCAP Yudi Hamka menegaskan komitmen BCAP tetap solid untuk mengembangkan layanan keuangan berkualitas dan menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan. Tak berhenti di sini, Perseroan bergerak secara ambisius dalam mentransformasi bisnis dan mengintegrasikan layanan-layanan digital, agar dapat menyentuh lebih banyak kehidupan pada jangkauan yang lebih luas lagi, tidak hanya di kota besar.

“Pendapatan digital yang tumbuh hampir tiga kali lipat menjadi salah satu bukti bahwa kami sangat serius dalam menggarap bisnis digital Perseroan dan mengembangkan Motion Digital. Kami yakin, didukung kuatnya eksistensi media grup, BCAP akan merevolusi cara masyarakat unbanked dan underbanked dalam mengelola keuangan mereka. Menjadi solusi berbagai kebutuhan finansial secara end-to-end dengan menawarkan pengalaman pengguna secara seamless dalam ekosistem Perseroan yang komprehensif,” paparnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/11/2022).

Secara triwulanan, total pendapatan BCAP tumbuh dari Rp664,94 miliar pada kuartal II 2022 menjadi Rp691,87 miliar pada kuartal III 2022. Dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, pendapatan Perseroan naik 8,23% dari Rp639,25 miliar. Hal tersebut dipicu dari pendapatan digital yang melambung 139,74% dari Rp23,15 miliar pada kuartal III 2021 menjadi Rp 55,50 miliar pada kuartal III 2022.

Baca Juga: BuddyKu Festival, Generasi Muda Wajib Hadir

Follow Berita Okezone di Google News

Kontributor pendapatan BCAP yang tertinggi berasal dari MNC Bank sebesar 49,7% dari total pendapatan konsolidasi, diikuti oleh MNC Life 12,2%, MNC Insurance 10,8%, MNC Finance 9,5%, MNC Sekuritas 8,8%, MNC Leasing 5,7%, MNC Asset Management 1,5%, Flash Mobile 0,9%, dan MNC Teknologi Nusantara 0,8%.

Dilihat dari laporan posisi keuangan konsolidasian, pertumbuhan aset terutama dipengaruhi oleh peningkatan modal yang dilakukan terhadap anak usaha Perseroan yaitu MNC Bank (PT Bank MNC Internasional Tbk atau BABP) tahun lalu, di mana dana hasil aksi korporasi tersebut mampu meningkatkan kapasitas BABP untuk menyalurkan kredit kepada pihak ketiga sebanyak Rp1.521,77 miliar menjadi Rp9.944,25 miliar pada September 2022 atau meningkat 18,07% dari Rp8.422,49 miliar pada 2021.

BCAP baru-baru ini menerima persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk mengkonsolidasikan layanan-layanan berbasis transaksinya di bawah Motion Digital. Nasabah akan dimudahkan dalam mengelola dan memantau transaksi mereka di berbagai layanan, seperti transfer, pembayaran dengan QRIS, pembayaran berbagai tagihan, layanan kartu kredit, pembiayaan digital, hingga investasi saham dan reksa dana.

Aplikasi-aplikasi di bawah Motion Digital akan diintegrasikan dengan cross-wallet, e-KYC yang saling terhubung, dan fitur single sign-on untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Untuk menjamin eksekusi real-time, Flash Mobile akan menangani semua transaksi yang terjadi dalam ekosistem Motion Digital.

BABP telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan Penambahan Modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias Rights Issue, sebanyak-banyaknya 10.482.985.606 saham seri B, atau sebesar 25% dari modal disetor setelah PMHMETD. Rights issue yang ditargetkan akan efektif pada 24 November 2022 ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk memenuhi modal inti minimum Rp 3 triliun MNC Bank sesuai dengan POJK 12/2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini