Share

Harga Emas Berjangka Turun Diserang Aksi Ambil Untung

Antara, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 320 2709134 harga-emas-berjangka-turun-diserang-aksi-ambil-untung-6wfYIS2nPh.jpg Harga emas berjangka turun (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga emas berjangka turun pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Harga emas turun karena aksi ambil untung setelah melonjak menyusul serangan rudal buatan Rusia di wilayah Polandia yang meningkatkan kekhawatiran eskalasi dipimpin NATO dalam konflik Ukraina serta setelah reli kuat berhari-hari.

Melansir Antara, Kamis (17/11/2022), kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menyusut USD1 atau 0,06% menjadi ditutup pada USD1.775,80 per ounce.

Permintaan untuk aset-aset safe haven tradisional emas meningkat setelah rudal buatan Rusia jatuh di bagian timur Polandia dan menewaskan dua orang.

Insiden itu menandai pertama kalinya senjata Rusia menghantam wilayah NATO, dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan itu sebagai "eskalasi perang yang sangat signifikan".

Para anggota NATO mengatakan mereka sedang meninjau insiden itu, dan memperingatkan konsekuensi atas serangan itu jika memang disengaja.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Harga emas melonjak ke level tertinggi dua tahun selama hari-hari awal invasi Rusia ke Ukraina awal tahun ini. Eskalasi konflik berpotensi menaikkan harga logam kuning lagi.

Pelemahan dolar juga menopang harga emas, setelah data menunjukkan inflasi produsen AS mencapai level terendah 14 bulan pada Oktober. Data tersebut, ditambah dengan data inflasi konsumen yang lebih lemah dari perkiraan yang dirilis minggu lalu, meningkatkan ekspektasi bahwa inflasi AS telah mereda.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Rabu (16/11/2022) bervariasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS melonjak 1,3% pada Oktober setelah tidak berubah pada September. Ekonom memperkirakan penjualan ritel meningkat 1,0%.

Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,1% pada Oktober, dan kenaikannya di bulan September direvisi turun menjadi 0,1%.

Indeks kepercayaan bulanan National Association of Home Builders turun lima poin menjadi 33 pada November. Ini adalah rekor bulan kesebelas berturut-turut bahwa indeks telah jatuh.

Adapun harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 0,6 sen atau 0,03%, menjadi ditutup pada USD21,524 per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun USD6,20 atau 0,61%, menjadi ditutup pada USD1.016,20 per ounce.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini