Share

Bahlil Usul Organisasi Negara Penghasil Nikel, Apa Kata Menteri ESDM?

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Minggu 20 November 2022 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 320 2711278 bahlil-usul-organisasi-negara-penghasil-nikel-apa-kata-menteri-esdm-PEW7crSnf6.jpg Nikel RI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menilai perlunya kesamaan visi negara-negara dengan sumber daya nikel. Pernyataan ini menyusul adanya usulan pembentukan organisasi negara-negara penghasil nikel yang disampaikan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Arifin menyebut memang diperlukan kebijakan bersama jika beberapa negara penghasil nikel menyepakati pembentukan organisasi internasional, terutama pemanfaatan nikel secara keseragaman.

"Saya pikir ya, memang harus ada kesatuan visi di negara-negara dengan sumber daya alam nikel, itu bagaimana mereka memperlakukan material ini ke depan kebiajkannya supaya ada keseragaman," ungkap Arifin saat ditemui wartawan di kawasan Bundara Hotel Indonesia, Minggu (20/11/2022).

Meski cenderung menyepakati adanya oraganisasi tersebut, Arifin justru mewanti-wanti wadah serupa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak Bumi (Opec) itu justru memberlakukan kartel. Di mana, oraganisasi ini bisa menetapkan harga hingga membatasi komoditas energi tersebut.

"Cuma satu pesan saya ini jangan sampai jadi kartel," ucapnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya Menteri Bahlil menilai adanya organisasi negara-negara dengan sumber daya nikel dapat mengoordinasikan kebijakan komoditas tersebut.

Apalagi, Indonesia saat ini sedang memprioritaskan hilirisasi sumber daya alam dalam rangka pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

โ€œSelama ini yang kami lihat, negara-negara industri produsen kendaraan listrik melakukan proteksi. Akibatnya, negara penghasil bahan baku baterai tidak memperoleh pemanfaatan nilai tambah yang optimal dari industri kendaraan listrik. Melalui kolaborasi tersebut, kita harap semua negara penghasil nikel bisa mendapat keuntungan melalui penciptaan nilai tambah yang merata,โ€ kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini