Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menakar Dampak Piala Dunia Qatar 2022 ke Pasar Saham

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Senin, 21 November 2022 |09:38 WIB
Menakar Dampak Piala Dunia Qatar 2022 ke Pasar Saham
Piala Dunia Qatar 2022. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Piala Dunia 2022 Qatar Resmi Dimulai. Perhelatan akbar sepak bola ini dibuka pada Minggu (20/11/2022) di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar.

Dari dalam negeri, dua emiten media menjadi pemegang hak siar piala dunia yakni, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek, serta PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).

Equity Research Analyst NH Korindo, Cindy Alicia Ramadhania mengatakan bahwa, ajang piala dunia menjadi sentimen positif bagi kedua perusahaan.

Cindy menyebut, EMTK berpotensi untuk bergerak ke level Rp1.700, di mana pada perdagangan Jumat (18/11/2022) EMTK ditutup datar atau flat di level Rp1.670.

 BACA JUGA:Super Gemas! Intip Potret Santai Rayyanza Nonton Pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar

Sementara itu, dampak dari penyelenggaraan piala dunia sudah tercermin pada pergerakan saham SCMA, di mana pada perdagangan Jumat lalu SCMA ditutup menguat di level Rp260.

“Dengan memiliki hak siar akan berpengaruh terhadap kinerja perseroan, utamanya terhadap pendapatan iklan,” kata Cindy dalam Market Buzz IDX Channel, Senin (21/11/2022).

Cindy merekomendasikan kedua perusahaan media ini untuk jangka menengah hingga panjang, dengan rekomendasi SCMA di rentang Rp250 hingga Rp280, dan EMTK di rentang Rp1.650 hingga Rp1.700.

Di sisi lain, Cindy menyebut, tak hanya emiten media pemegang hak siar saja yang terdampak positif dengan adanya piala dunia, sektor consumer goods juga disebut menerima dampak positif dari ajang tersebut.

Hal itu dikarenakan pada saat menonton bola, kebanyakan masyarakat menyaksikan pertandingan sambil mengonsumsi makanan ringan. Salah satu saham consumer goods yang terdampak positif yakni, PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

“Setiap piala dunia permintaan produk biskuit dan wafer meningkat. Selain itu, pangsa pasar Mayora tidak hanya domestik, tapi juga di Asia,” kata dia.

Dia merekomendasikan MYOR di rentang Rp2.200 hingga Rp2.400.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement