Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Alasan Mengapa Suatu Negara Tidak Mencetak Uang Sebanyak-banyaknya

Rina Anggraeni , Jurnalis-Rabu, 23 November 2022 |19:00 WIB
3 Alasan Mengapa Suatu Negara Tidak Mencetak Uang Sebanyak-banyaknya
Ilustrasi (Foto: Okezone)
A
A
A

Seperti yang sudah disebutkan, saat suatu negara mencetak uang sebanyak-banyaknya, otomatis banyak masyarakat yang memegang banyak uang dan menyebabkan kemampuan belinya meningkat.

 2. Menghindari Nilai Tukar

Jika suatu negara mencetak uang sebanyak-banyaknya, akan berpengaruh kepada nilai tukar mata uang yang menyebabkan kurs semakin turun, atau membuat nilai tukar anjlok.

Jumlah uang yang beredar berpengaruh terhadap nilai tukar uang asing. Makanya, negara tidak mencetak uang terlalu banyak karena alasan ini.

3. Bisa Utang Membengkak

Utang Muncul Secara teknis. Ketika pemerintah mencetak uang, maka 'kewajiban' berupa utang juga akan muncul di neraca pemerintah.

Nilai uang bukan terlihat semakin banyak uang yang beredar tidak diikuti dengan semakin banyaknya barang di pasaran, maka harga barang tersebut semakin tinggi karena semakin langka dan dicari.

(RIN)

 

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement