JAKARTA - Perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar sudah dimulai. Beragam sponsor terpampang dan terlihat saat konferensi pers dari para peserta piala dunia.
Dari sekian banyaknya sponsor Piala Dunia 2022, Wanda Group dan Vivo menjadi sponsor dengan pengeluaran terbesar pesta sepakbola dunia kali ini.
Mengutip dari aljazeera.com, Rabu (23/11/2022), China memang tidak mengirim Timnas Sepakbolanya ke Qatar. Tetapi perusahaan China memberikan sponsor dengan tagihan tertinggi di Piala Dunia 2022.
Baca Juga: 5 Fakta Presiden Palestina Nonton Piala Dunia di Qatar, Pakai Uang Negara?
Periusahaan China adalah sponsor terbesar turnamen ini, bahkan mengalahkan daftar perusahaan Amerika, seperti Coca-Cola, McDonald’s, dan Budweiser.
Sponsor dari perusahaan China memberikan dana hingga USD1,395 miliar atau setara Rp21,909 triliun (kurs Rp15.706,05/USD) untuk kompetisi yang berlangsung 20 November hingga 18 Desember. Nilai tersebut melampaui yang dikeluarkan oleh perusahaan AS yakni USD1,1 miliar, menurut GlobalData, perusahaan analisis dan konsultasi data yang berbasis di London.
Dipecah secara tahunan, sponsor China bernilai USD207 juta atau dirupiahkan menjadi Rp3,251 triliun per tahun, dibandingkan dengan kesepakatan Qatar dan AS masing-masing senilai USD134 juta dan USD129 juta, menurut data.
Dominasi perusahaan China dalam persaingan mencerminkan aspirasi merek-mereknya untuk memperluas pengakuan mereka di luar negeri ke tingkat yang sesuai dengan ukuran dan jangkauan mereka yang terus berkembang.
Munculnya sponsor China juga sejalan dengan impian Presiden Xi Jinping untuk mengubah China, yang membuat satu-satunya penampilan Piala Dunia 2002, menjadi pusat kekuatan sepak bola melalui rencana dan target yang ambisius, seperti meningkatkan jumlah sekolah dengan lapangan sepak bola 10 kali lipat pada tahun 2025.
Sementara empat sponsor China untuk turnamen 2022, yakni Wanda Group, Vivo, Mengniu Dairy, dan Hisense memiliki profil yang relatif rendah di luar negara asalnya. Keempatnya adalah perusahaan besar yang memiliki ribuan karyawan dengan pendapatan miliaran dolar.
Wanda Group yang merupakan konglomerat industri yang didirikan pada tahun 1988, dan Mengniu sebagai salah satu produsen susu terbesar di China, masing-masing telah masuk daftar Fortune 500 beberapa kali.
“Piala Dunia bekerja untuk perusahaan China baik di luar maupun di dalam China karena sepak bola memiliki banyak pengikut di China,” kata pakar branding dan konsultan yang berbasis di Singapura, Martin Roll kepada Al Jazeera.