Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Besaran Gaji TKI Brunei Darussalam yang Bekerja sebagai Kasir, Kurang Setoran Gaji Dipotong

Noviana Zahra Firdausi , Jurnalis-Rabu, 30 November 2022 |22:04 WIB
Intip Besaran Gaji TKI Brunei Darussalam yang Bekerja sebagai Kasir, Kurang Setoran Gaji Dipotong
Intip Besaran Gaji TKI Brunei Darussalam yang Bekerja Sebagai Kasir, Kurang Setoran Gaji Dipotong. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Intip besaran gaji TKI Brunei Darussalam yang bekerja sebagai kasir, kurang setoran gaji dipotong.

Negara ini pun menjadi salah satu negara dengan ekonomi terkaya di Asia Tenggara dengan cadangan minyak dan gas alam negara adalah sumber utama kekayaannya.

Faktor tersebut yang membuat para TKI berbondong-bondong untuk mencari nafkah di negara Brunei. Karena selain peluang kerja yang menjanjikan, penghasilannya pun juga dinilai besar tergantung jenis pekerjaan serta posisi yang diambil.

Baca Juga: Menaker Sebut TKI Laris Manis di Luar Negeri, dari Jepang hingga Timur Tengah

Dikenal sebagai negara maju, Brunei tentunya memiliki biaya hidup yang tidak sedikit. Maka dari itu, penting bagi TKI untuk memperkirakan total biaya hidup yang akan dikeluarkan setiap bulannya

Nah, artikel kali ini akan membahas tentang besaran gaji TKI Brunei Darussalam yang bekerja sebagai kasir.

Bekerja menjadi seorang kasir tidaklah mudah, jika ingin mendapatkan gaji yang tetap dan besar harus melalui beberapa proses.

Baca Juga: 6 Cara Menjadi TKI yang Cepat Sukses dan Kaya, Masa Depan Bisa Cerah

Yang mana saat awal bekerja, per bulannya kalian hanya akan digaji sebanyak 400 ringgit. Kemudian, gaji tersebut akan naik dan menetap ketika kalian sudah bekerja selama 6 bulan hingga kontrak berakhir.

Catatan, angka tersebut tidak tetap, semua tergantung perusahaan, upah lembur, dan lain-lain.

Dalam beberapa bulan sekali akan ada kenaikan, namun hal tersebut tidak berlaku di semua tempat.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement