Pendapatan terbesar diraih dari iklan non-digital sebesar Rp3,5 triliun diikuti oleh TV berbayar dan broadband sebesar Rp2,1 triliun.
Sedangkan, iklan digital terus mendominasi peningkatan pendapatan BHIT, naik 33,4% year-on-year (yoy) pada kuartal III-2022 menjadi Rp1,9 triliun dibandingkan Rp1,4 triliun miliar kuartal III-2021.
Ditambah lagi, sektor jasa keuangan digital melesat 191,1% yoy dari Rp68,9 miliar pada kuartal III-2021 menjadi Rp200,6 miliar pada kuartal III-2022.
Perseroan mencatatkan EBITDA Rp4,2 triliun mewakili 36,1% EBITDA margin dan laba bersih sebesar Rp1,6 triliun.
Secara kuartalan, perseroan berhasil membukukan pendapatan bersih Rp3,5 triliun pada kuartal III 2022 yang diperoleh dari kontribusi sektor media sebesar Rp2,6 triliun, sektor jasa keuangan sebesar Rp666,5 miliar, dan Rp231,5 miliar dari sektor lainnya.
Pendapatan tersebut mendorong Perseroan mencatatkan laba bersih sebanyak Rp619,4 miliar pada kuartal III 2022 atau meningkat 23,5% dari Rp501,5 miliar pada kuartal II-2022.
"Restrukturisasi bisnis digital di sektor media dan jasa keuangan sudah memasuki tahap final, dan pariwisata sudah bangkit. Ditambah konsolidasi IATA yang baru saja menjadi pilar terbaru dari BHIT, akan memberikan tambahan signifikan bagi pendapatan Perseroan mulai November 2022. Tetapi kami tidak akan lengah," ujar Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo melalui laporan resmi, Kamis (01/12/2022).
Dia juga memastikan semua lini bisnis MNC Group terus mempertajam strategi bisnis dan memastikan eksekusi berjalan tepat untuk memposisikan diri sebagai market leader di masing-masing sektor.
"Menginjak akhir tahun 2022, produktivitas tiap unit bisnis makin ditingkatkan. Sebagai Presiden Direktur, saya terlibat langsung dalam meningkatkan kinerja dan berkomitmen untuk mengangkat MNC Asia Holding ke level yang lebih tinggi dengan inovasi produk dan layanan yang tepat," katanya.
Adapun PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) baru-baru ini mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan atas rencana penambahan modal melalui penerbitan HMETD dan non-HMETD serta untuk menyetujui perubahan komposisi Dewan Komisaris.
Dana hasil dari penambahan modal akan digunakan untuk pembayaran atas surat sanggup yang diterbitkan oleh PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) untuk pembelian RCTI+, 7 portal berita & umum, dan Vision+; ekspansi bisnis terutama potensi aliansi dan/atau kerja sama dengan pihak ketiga demi meningkatkan cakupan operasional di luar Indonesia, serta modal kerja untuk meningkatkan output konten yang dihasilkan oleh MSIN.
Seiring dengan meningkatnya permintaan akan tayangan berkualitas di Indonesia, MSIN membangun Movieland, sebuah kompleks studio seluas 21 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, Jabodetabek. Pembangunan Movieland Fase 1 dengan luas sekitar 8 hektare untuk produksi film dan sinetron akan diluncurkan pada 14 Desember 2022.
Movieland akan menjadi kompleks studio outdoor dan indoor terbesar dan paling terintegrasi di Indonesia. Menyediakan fasilitas terbaik dan terlengkap bagi para kreator, mulai dari proses pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi, Movieland akan didukung dengan infrastruktur dan peralatan produksi end-to- end berstandar internasional, termasuk berbagai backlot dan fasad.
Melanjutkan upaya untuk menciptakan nilai lebih bagi konsumen, anak perusahaan media Perseroan juga berencana menggabungkan OTT superapp-nya, Vision+ dan RCTI+, untuk memaksimalkan sinergi kedua platform tersebut. Nantinya, pengguna hanya memerlukan satu platform untuk menonton semua film, acara televisi, dan berita favorit.
Memperluas jangkauan audiensnya, MSIN melalui PT Esports Star Indonesia (ESI) baru saja meluncurkan mobile game terbarunya, Fight of Legends.