Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Ada 'Setan' dan 'Tuyul' di Kemenkeu, Sri Mulyani Ingatkan Godaan Korupsi Sangat Luar Biasa

Noviana Zahra Firdausi , Jurnalis-Minggu, 18 Desember 2022 |03:06 WIB
5 Fakta Ada 'Setan' dan 'Tuyul' di Kemenkeu, Sri Mulyani Ingatkan Godaan Korupsi Sangat Luar Biasa
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)
A
A
A

"Karena kalau tidak, pasti manusia apapun pendidikannya, latar belakang suku, agama, dan ras nya, dia biasanya terpeleset pada saat dia tidak diawasi. Jadi, pengawasan dan built-in check and balance sebetulnya adalah upaya manusia secara sengaja dalam organisasi menciptakan rambu-rambu agar kita terus waspada terhadap berbagai godaan, berbagai kemungkinan, dan berbagai possibilities untuk kita kemudian terlena dan terpeleset ke tata kelola yang tidak baik," ungkap Sri.

3. Sri Mulyani Apresiasi Upaya Kemenkeu

Sri Mulyani menghargai upaya Kemenkeu yang terus mencoba membangun check and balance dan terutama leadership, tidak hanya dari sisi Inspektorat Jenderal (Itjen), karena sebenarnya check and balance pertama adalah pada diri sendiri. Sehingga, dia berpesan agar masing-masing individu jajaran Kemenkeu harus terus mengingatkan diri dan memperkuat tekad untuk menjaga integritas.

"Saya juga akan terus mengingatkan kepada unit-unit eselon I bahwa kewajiban Anda tidak hanya menangkap dan mengidentifikasikan munculnya masalah tata kelola, begitu ada problem atau indikasi problem, saya minta seluruh jajaran terutama yang memiliki kewenangan struktural harus segera melakukan koreksi. Semakin dibiarkan, akan semakin menggurita dan makin struktural. Kita tidak boleh membiarkan Kemenkeu menghadapi dan membiarkan penyakit korupsi menjadi struktural dan fundamental," pungkas Sri.

4. Harapan Sri Mulyani Kepada Unit Kerja

Dia berharap, agar unit kerja yang sudah memegang predikat wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) bisa merealisasikan status tersebut dalam pekerjaannya sehari-hari.

"Saya akan merasa sangat terluka kalau ada dari WBK dan WBBM yang ditangkap gara-gara korupsi. Saya harap jajaran Kemenkeu bisa menghindari setan dan tuyul godaan korupsi yang selalu mendekat dan membolak-balikkan hati kita, karena mereka selalu datang," tegas Sri.

Maka dari itu, dia kembali berpesan agar jajaran unit kerja yang sudah memegang status WBK dan WBBM bisa menjaga plakat tersebut.

5. 414 Unit Kerja Kemenkeu Mendapatkan Predikat WBK Dan WBBM

Ada sekitar 414 unit kerja Kementerian Keuangan yang mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Sementara itu, 212 unit kerja belum mendapatkan predikat zona integritas tersebut dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

"Bagi yang belum dapat WBK dan WBBM, bukan berarti ada korupsi menjalar di sana. Dari angka 212 yang belum dapat WBK dan WBBM, Anda harus menunjukan tata kelola yang juga bersih," pungkas Sri.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement