Share

Gaji Kepala Bank Tanah Tembus Rp135 Juta, Lebih Besar dari Presiden

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Jum'at 23 Desember 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 23 320 2732898 gaji-kepala-bank-tanah-tembus-rp135-juta-lebih-besar-dari-presiden-sBjMEgihD1.jpg Gaji Kepala Bank Tanah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 133 Tahun 2022 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Pejabat Struktural Bank Tanah yang diteken pada 21 Desember 2022 lalu.

Adapun dalam Perpres tersebut mengatur tentang penetapan upah atau honorarium, tunjangan, fasilitas, hingga insentif kinerja yang akan didapat oleh para pejabat bank tanah.

Adapun pejabat struktural yang dimaksud dalam Perpres tersebut adalah Komite, sekretaris komite, Dewan Pengawas, Sekretaris Dewan Pengawas, Kepala dan Deputi Badan Pelaksana Bank Tanah.

"Pejabat Struktural Bank Tanah memperoleh hak keuangan dan Fasilitas dalam rangka menjalankan tugas dan wewenang secara proporsional berdasarkan tata kelola yang baik," tulis BAB II Pasal 2 Perpres tersebut.

Selanjutnya pada Pasal 4 disebutkan bahwa gaji Kepala Badan Pelaksana ditetapkan sebesar Rp135.000.000. Sedangkan untuk gaji Deputi Pelaksananya 90% dari angka tersebut.

Selanjutnya untuk honorarium yang diberikan kepada Komite, Sekretaris Komite, Dewan Pengawas, dan Sekretaris dewan pengawas diatur dalam pasal berikutnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Ketua Komite memiliki gaji sebesar Rp81 juta atau sebesar 60% dari gaji Kepala Badan Pelaksana, anggota Komite memiliki Gaji 55% dari angka Gaji Kepala Badan Pelaksana sebesar Rp74,25 juta.

Sedangkan untuk sekretaris Komite mendapatkan gaji sebesar 40% dari total gaji Kepala Badan Pelaksana atau sebesar Rp54 juta, ketua dewan pengawas memiliki gaji 50% dari gaji Kepala Badan Pelaksana sebesar Rp67,5 juta.

Anggota dewan pengawas sendiri memiliki gaji yang setara dengan Deputi Badan Pelaksana yaitu 90% dari gaji Kepala Badan Pelaksana yaitu Rp121,5 juta.

"Honorarium sebagaimana dimaksud diberikan setiap bulan," tulis Pasal 5 ayat (3).

Diluar gaji tersebut, para pejabat struktural bank tanah itu juga mendapatkan fasilitas lengkap dari negara dengan adsnay tunjangan hari raya, komunikasi, transportasi, perumahan, dan purna jabatan.

Untuk tunjangan Perumahan diberikan sebesar 25% dari gaji Kepala Badan Pelaksana dan 25% persen dari Gaji Deputi Badan Pelaksana yang diberikan untuk kedua jabatan tersebut. Sama seperti Gaji, uang tersebut diberikan setiap bulan, masing-masing mendapatkan Rp33,75 juta dan Rp30,37 juta.

Jika dikalikan maka Kepala Badan Pelaksana dalam satu bulan bisa mengantongi paling tidak Rp168,75 juta, sedangkan untuk Deputi Bidang Pelaksana Rp151,87 juta perbulannya.

Angka tersebut hanya berasal dari Gaji dan Tunjangan rumah, belum termasuk Tunjangan Komunikasi, transportsi yang akan dihitung sesuai pengeluaran perbulan. Belum lagi tunjangan purna jabatan yang akan diberikan setelah masa jabatan usai.

"Pendanaan yang digunakan untuk hak keuangan dan Fasilitas Pejabat Struktural Bank Tanah bersumber dari kekayaan Bank Tanah," tulis BAB III pasal 22 tentang Pendataan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini