Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Intip Kinerja Ekspor Impor Jakarta hingga November 2022

Michelle Natalia , Jurnalis-Rabu, 28 Desember 2022 |16:28 WIB
Intip Kinerja Ekspor Impor Jakarta hingga November 2022
Kinerja ekspor impor DKI Jakarta (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Kinerja neraca perdagangan pada regional DKI Jakarta sedikit mengalami perlambatan. Ekspor DKI Jakarta pada November 2022 tercatat sebesar USD4,43 miliar atau turun 3,27% dibandingkan Oktober 2022.

"Sedangkan pada sisi impor November 2022 sebesar USD7,02 miliar, mengalami peningkatan sebesar 8,50% dibandingkan Oktober 2022," ujar Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi DKI Jakarta Alfiker Siringoringo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Pihaknya mencatat konsumsi rumah tangga pada triwulan III tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,71% dibandingkan periode yang sama tahun 2021. Ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,94% secara year-on-year(yoy).

"Hanya saja, kinerja belanja melambat. Belanja APBN wilayah DKI Jakarta hingga 30 November 2022 terealisasi sebesar Rp563,99 triliun atau 78,84% dari pagu, mengalami penurunan sebesar 6,68%," ucap Alfiker.

Hanya saja, ada peningkatan pada Belanja Modal, Belanja Pegawai, dan Belanja Sosial secara berturut-turut sebesar 15,22%, 6,13%, dan 5,74% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Penerimaan dalam negeri DKI Jakarta hingga 30 November 2022 berhasil mencapai Rp1.435,87 triliun atau 148,53% dari target, naik 49,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2021," ucap Alfiker.

Peningkatan tersebut ditopang kenaikan realisasi perpajakan sebesar 48,73% karena tren harga migas dan komoditas yang fluktuatif serta permintaan yang terus membaik dari domestik dan luar negeri.

"Ini juga didorong kenaikan realisasi Bea dan Cukai sebesar 37,29% dikarenakan pertumbuhan yang cukup baik pada semua jenis penerimaan kepabeanan dan cukai, serta kenaikan realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar 56,40% karena adanya penjualan BMN yang memberikan kontribusi lebih dari 50%," tandas Alfiker.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement