Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Stasiun Pulau Air yang Beroperasi Lagi Setelah Mati Suri sejak 1977

Feby Novalius , Jurnalis-Sabtu, 31 Desember 2022 |22:10 WIB
Mengenal Stasiun Pulau Air yang Beroperasi Lagi Setelah Mati Suri sejak 1977
Sejarah Stasiun Pulau Air. (Foto: Okezone.com/Kemenhub)
A
A
A

JAKARTA - Mengenal stasiun tertua di Ranah Minang. yakni Stasiun Pulau Air atau yang dikenal dengan nama Stasiun Pulau Air.

Stasiun kereta api yang dibangun Belanda ini telah mati suri sejak 1977. Namun pada 10 Februari 2021, Stasiun Pulau Air telah resmi beroperasi kembali.

Baca Juga: Konstruksi Stasiun Ekstensi Tigaraksa dan Flyover Tenjo Beres Tahun Depan

Stasiun Pulau Air melayani kereta api Minangkabau Ekspres tujuan Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM). Demikian dikutip dari Instagram Kemenhub, Sabtu (31/12/2022).

Selain itu, Stasiun Pulau Air juga resmi ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Padang karena merupakan stasiun dan jalur kereta api pertama yang dibangun Belanda di Ranah Minang.

Baca Juga: Menhub Buka-bukaan soal Dana Pembangunan Stasiun Ekstensi Tigaraksa dan Flyover Tenjo

Lokasi Stasiun Pulau Air berada di Kota Lama Padang tepatnya di jalan Pulau Air Kelurahan Palinggam, Padang Selatan. Stasiun ini merupakan stasiun yang berada di ujung, sebelum jalur menuju Pelabuhan Muaro dari percabangan Stasiun Padang.

Sejarah Singkat

Stasiun Pulau Air merupakan stasiun pertama di Sumatera Barat yang dibangun 1891 oleh Pemerintah Hindia Belanda. Di mana stasiun ini menghubungkan Padang-Padang Panjng masuk dalam jaringan KA Pelabuhan Emmahaven (Teluk Bayur)-Sawahlunto, yang saat ini masuk dalam situs warisan dunia UNESCO.

Sejak 2021, Stasiun Pulau Air direaktivasi untuk melayani KA Minangkabau Ekspres sebagai pendukung mobilitas, produktivitas serta aktivitas perekonomian masyarakat Kota Padang dan sekitarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement