Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PPKM Dicabut, KRL Masih Wajibkan Pakai Masker hingga Vaksinasi

Ikhsan Permana , Jurnalis-Minggu, 01 Januari 2023 |17:52 WIB
PPKM Dicabut, KRL Masih Wajibkan Pakai Masker hingga Vaksinasi
KRL Jabodetabek (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - KAI Commuter mencatat volume pengguna sebesar 179.593 orang pada tahun 2023. Terpantau pengguna kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek hari ini didominasi dengan pengguna musiman yang memanfaatkan hari libur tahun baru bersama keluarga.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, terkait pencabutan PPKM kemarin oleh Pemerintah, pihaknya masih tetap mewajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

"KAI Commuter tetap mewajibkan seluruh penggunanya menggunakan masker dengan benar hingga menutupi hidung dan mulut dengan sempurna," kata Anne dalam keterangan tertulis, Minggu (1/1/2023).

"Persyaratan vaksinasi juga tetap dilakukan sebagai syarat menggunakan commuterline," sambungnya.

Anne juga mengimbau para pengguna KRL untuk mempersiapkan perlengkapan musim hujan saat akan beraktivitas mengingat curah hujan masih cukup tinggi untuk wilayah disekitar Jabodetabek.

"Utamakan keselamatan, selalu waspada dan tetap menjaga kebersihan di dalam kereta dan Stasiun serta selalu ikuti arahan dari petugas selama bercommuter," ujarnya.

Sebagai informasi, Anne menyebut, saat ini beberapa stasiun yang dekat dengan daerah tujuan destinasi wisata masih ramai menjadi destinasi para pengguna.

"Stasiun Bogor misalnya hingga pukul 15.00 WIB masih menjadi stasiun yang ramai dengan 15.585 pengguna.

Sementara itu Stasiun Jakarta Kota sebagai stasiun destinasi wisata volume pengguna hingga pukul 15.00 WIB sebanyak 12.868 orang," terang Anne.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement