JAKARTA - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat menyatakan, aktivitas penerbangan di Bandara tidak terdampak dengan adanya erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
"Sampai saat ini belum ada dampak," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Arif Haryanto di Praya, Sabtu (14/1/2023).
Aktivitas penerbangan dari Bandara Lombok menuju Surabaya maupun penerbangan domestik serta Internasional tetap norma, tidak ada penundaan penerbangan yang dilakukan.
"Penundaan penerbangan tidak ada, semua normal," katanya.
Ia mengatakan, penggerakan penumpang di Bandara Lombok masih rata-rata di angka 5.300 penumpang per hari selama dua pekan Januari 2023 ini.
"Pergerakan penumpang masih di angka 5 ribu per hari," katanya.
Sebelumnya, Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali erupsi dengan ketinggian asap mencapai 500 hingga 1.000 meter pada Jumat (13/01/2022).