Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BUMN hingga Swasta Diminta Segera Tingkatkan Fasilitas Produksi Pangan

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Senin, 16 Januari 2023 |10:37 WIB
BUMN hingga Swasta Diminta Segera Tingkatkan Fasilitas Produksi Pangan
Ilustrasi pangan. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Agenda pemerintah untuk memajukan dan memperkuat pangan nasional harus didukung dengan ketersediaan fasilitas dan sarana logistik pangan yang memadai.

Pembangunan fasilitas logistik pangan baru dan modern harus terus didorong dan ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan swasta.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi saat meninjau sarana dan fasilitas logistik pangan milik PT FKS Multi Agro Tbk di Krakatau International Port, Cilegon, Banten, Minggu, 15 Januari 2023.

Dia mengatakan fasilitas logistik pangan merupakan sarana yang sangat penting dan harus dimiliki daerah karena merupakan faktor penentu dan mendukung kelancaran distribusi pangan nasional, baik itu distribusi antara daerah maupun dari dan ke mancanegara.

 BACA JUGA:Erick Thohir Kecewa Ada Joki di Rekrutmen Bersama BUMN

“Hari ini NFA bersama Menteri Perdagangan, Satgas Pangan Polri, unsur Pemerintah Daerah yang diwakili Gubernur Banten, Gubernur NTB, Bupati Sumbawa, Perwakilan Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, serta BUMN Pangan dari Perum Bulog dan ID FOOD, bersama-sama melihat fasilitas logistik pangan di Krakatau International Port. serta melihat bagaimana fasilitas tersebut bekerja dalam mendukung proses distribusi pangan,” ujar Arief, dikutip Senin (16/1/2023).

Adapun sejumlah fasilitas logistik yang dikunjungi seperti fasilitas grain pump dan integrated warehouse kapasitas 200.000 ton, automatic modern terminal transit system yang menghubungkan dermaga dan gudang dengan kapasitas transfer conveyor hingga 1.300 MT per jam yang dikelola PT Sentral Grain Terminal.

Selain itu, juga dilakukan kunjungan ke Pabrik Pengolahan Jagung PT Tereos FKS Indonesia dan Pabrik Tepung Terigu PT Bungasari Flour Mills Indonesia.

Arief mengatakan, sudah menjadi keharusan fasilitas logistik pangan yang terstandarisasi seperti di Krakatau International Port ini terdapat secara merata di seluruh wilayah Indonesia khususnya di sentra-sentra produksi pangan.

"Fasilitas logistik pangan di Krakatau International Port ini dapat menjadi benchmark. Apabila terpasang di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia maka distribusi pangan dapat lebih masif, cepat, dan efisien,” ujarnya.

Menurutnya, untuk membangun fasilitas logistik pangan yang modern dan terintegrasi tidak mudah karena diperlukan kompetensi dan pengalaman. Dia pun mendorong pemerintah daerah, BUMN Pangan, dan pihak swasta yang telah memiliki pengalaman dapat saling berkolaborasi.

“Hal ini juga sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait peningkatan investasi. Presiden sering menekankan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah tidak ragu untuk membuka peluang investasi di berbagai sektor, mengingat investasi adalah salah satu kunci pertumbuhan ekonomi,” papar Arief.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement