Kemudian strategi yang kedua menurutnya adalah masalah investasi selama ini tidak lepas dari masalah perizinan. Sehingga pihaknya akan mendorong perizinan menjadi mudah, cepat dan memberikan kenyamanan untuk investor.
"Ini yang akan kita lakukan ke depan. Jadi kita sudah punya OSS. OSS ini menjadi salah satu upaya dari pemerintah untuk melakukan kegiatan pemberian perizinan menjadi mudah, menjadi cepat, menjadi online semuanya," jelasnya.
Kemudian strategi yang ke tiga adalah Kementerian Investasi/BKPM masih akan terus memberdayakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Karena biar bagaimanapun UMKM ini adalah sebagai penunjang perekonomian nasional, UMKM ini kan sangat besar jumlahnya, jadi kontribusi UMKM itu sebesar 61,07% dari PDB Indonesia. Selain itu, 120 juta tenaga kerja itu berasal dari UMKM," urainya.
"Jadi betul-betul UMKM ini akan kita berdayakan, akan kita naikan kelas dan kita akan kolaborasikan dengan usaha-usaha besar sehingga UMKM ini bisa berkembang menjadi usaha-usaha besar yang akan memberikan kontribusi juga kepada perekonomian nasional," pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)