Share

Tenang! Pembatasan Beli Gas Elpiji 3 Kg Masih Uji Coba

Clara Amelia, Okezone · Senin 23 Januari 2023 04:20 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 22 320 2751047 tenang-pembatasan-beli-gas-elpiji-3-kg-masih-uji-coba-6LHHRiqr7J.jpg Pembatasan Beli Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com/Pertamina)

JAKARTA - Pemerintah berencana membatasi penjualan gas elpiji atau LPG 3 kilogram (kg). Nantinya penjualanan dilakukan hanya melalui pengecer atau agen penyalur resmi yang terdaftar di PT Pertamina (Persero).

Adapun Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa ke depannya tidak ada lagi pengecer dalam penyaluran LPG. Hal ini guna pendataan konsumsen yang lebih akurat.

Baca Juga: Penjualan Gas Elpiji 3 Kg Dibatasi, Pedagang Warung Kecil Teriak Bisa Kehilangan Pendapatan

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menjelaskan, ada beberapa tahapan agar penyaluran subsidi LPG 3 kg ini tepat sasaran. Namun, dia bilang, yang paling krusial adalah pendataan konsumen. Dia mengatakan, acuan yang digunakan adalah data Penasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

"Kita uji coba data P3KE karena kita melihat kalau sumber data P3KE lebih bersejarah. P3KE itu kan sumbernya data BKKBN dan selalu diupdate sehingga harapannya lebih akurat," terangnya.

Baca Juga: Beli Elpiji 3 Kg di Warung Kecil Pakai KTP, Metodenya Sudah Tepat?

Adapun sejak Oktober 2022, telah dilakukan uji coba penggunaan sistem merchant apps lite di sub penyalur dalam rangka pendataan konsumen. Uji coba itu dilakukan pada masing-masing satu kecamatan di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Batam, Semarang dan Mataram.

Di wilayah-wilayah tersebut, konsumen menyebutkan NIK sebelum melakukan pembelian LPG bersubsidi. Konsumen yang telah tercatat dalam data P3KE dapat langsung bertransaksi.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sedangkan konsumen yang belum tercatat dapat mengisi data pada MAP Lite dengan bantuan pangkalan. Proses ini hanya perlu dilakukan satu kali dan selanjutnya konsumen dapat bertransaksi seperti biasa.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan menilai rencana kebijakan pemerintah yang bakal melarang penjualan gas LPG 3 kg di warung kecil memang sudah seharusnya dilakukan mengingat saat ini siapa saja bisa membeli bahan bakar subsidi tersebut.

"Saya kira ini masih dalam tahap uji coba ya. Diharapkan dengan adanya uji coba ini pemerintah dan pertamina bisa melihat kendala yang terjadi seperti apa sebagai langkah pembelajaran untuk implementasi di tempat lain," ujar Mamit ketika dihubungi MNC Portal Indonesia.

Baca selengkapnya: 5 Fakta Penjualan Gas Elpiji 3 Kg Dibatasi, Bagaimana Nasib Pedagang Warung Kecil

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini