Share

Banyak Jalan Kawasan Industri Rusak, Menteri Basuki Butuh Anggaran

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 25 Januari 2023 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2023 01 25 470 2752860 banyak-jalan-kawasan-industri-rusak-menteri-basuki-butuh-anggaran-WwetrP8XB4.jpg Menteri Basuki Soal Jalanan Kawasan Industri Rusak. (Foto: Okezone.com/YouTube)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengakui bahwa masih banyak jalan di kawasan industri yang belum tertangani. Hal ini karena terbatasnya anggaran.

Menurut Basuki, jalan-jalan di kawasan industri cenderung lebih cepat rusak, karena kerap dilintasi kendaraan dengan beban berat. Namun anggraan dari daerah tidak terlalu kuat untuk menjaga kondisi kemantapan jalan di sekitar kawasan industri.

Baca Juga: Jalan di Daerah Kalian Rusak, Segera Lapor ke Sini!

"Jalan kabupaten, kota ini yang menuju kawasan industri, (jalannya banyak rusak) karena anggaran, bukan tidak ada prioritas, tetapi memang anggaran infrastruktur ini mahal," kata Menteri Basuki dalam konferensi pers usai Ratas di Istana Negara, Rabu (25/1/2023).

Lebih lanjut, saat ini pihaknya dimintai Presiden Joko Widodo untuk melakukan intervensi terhadap penanganan di jalan-jalan yang kondisi kemantapan jalannya masih kurang.

Baca Juga: Maroko Lolos Perempat Final Piala Dunia, Kades Maroko Ingatkan Pemerintah soal Jalan Rusak

"Ini yang diinginkan bapak Presiden supaya kita bisa membantu mempercepat perbaikan jalan-jalan daerah tadi melalui Inpres (Instruksi Presiden) ini," sambung Menteri Basuki.

Melalui Inpres tersebut, kebutuhan dana untuk melakukan perbaikan jalan-jalan di kabupaten kota akan melalui Anggraan Kementerian PUPR, APBD, dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Itu sudah ada aturan yang baru, kalau jalan daerah dapat menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, nanti Mendagri yang menentukan, ruas-ruas mana," lanjutnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 setidaknya ada 3.500 km jalan yang belum dapat tertangani. Hedy mengtakan, anggaran Ditjen Bina Marga pada TA 2023 ini terdapat backlog sebsar Rp21 triliun.

"Dibutuhkan anggaran untuk preservasi sebesar Rp30 triliun, khusus preservasi, kalau kita mau mencapai kematapan mencapai 96%, jadi prediksi kita kemantapan di akhir 2023 adalah 93,57% artinya 3,500 km jalan kita yang tidak tertangani secara baik," kata Hedy dalam Raker Bersama Komisi V DPR RI, Kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini