Permasalahannya mulai dari pelaksanaan tender yang mepet hingga ketersediaan pelaku tender yang terbatas.
"Dari sisi penganggaran, seringkali ada kecenderungan penetapan target dari PAD itu dilaksanakan rendah, dan nanti pada akhirnya dia akan terealisasi lebih tinggi. Artinya kita melihat ini dari dua sisi, ini bisa menjadi indikator penilaian kinerja bagi pemda karena dia menetapkan targetnya rendah sehingga terealisasi lebih tinggi, jadi keliatan prestasi dari sisi pencapaian PAD-nya," kata Abdul.
Hanya saja di sisi anggaran, ini bisa dinilai negatif karena pemda kurang baik dalam menetapkan target yang akan dicapai. Namun dari data Kemenkeu periode 2011-2015, terlihat bahwa proporsi atau struktur dana pemda di perbankan didominasi oleh sisi giro, deposito, dan tabungan.
"Memang dana itu dialokasikan untuk kegiatan pengadaan barang dan jasa, kecuali kalau kita nanti melihat strukturnya yang lebih didominasi oleh deposito, itu baru kita bisa menyatakan bahwa pemda ini ingin mendapatkan suku bunga atau bunga dari dana yang dia miliki," pungkas Abdul.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.