Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Tahun Politik 2024, Bagaimana Nasib Pasar IPO?

Zuhirna Wulan Dilla , Jurnalis-Kamis, 09 Februari 2023 |11:53 WIB
Jelang Tahun Politik 2024, Bagaimana Nasib Pasar IPO?
Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan Bursa melihat dampak dari Pemilu secara historikal 3 kali pemilu atau 13 tahun tidak berpengaruh terhadap transaksi maupun jumlah perusahaan tercatat di Bursa.

"Terbukti sampai saat ini sudah 11 perusahaan tercatat, ada 38 sudah ada di pipeline," ucap Nyoman.

Dia melihat penduduk Indonesia sudah bisa memilih dengan cerdas antara ekonomi ambience dan politik. Sebelumnya berdasarkan data dari PT Bursa Efek Indonensia hingga 2 Februari 2023, tercatat 38 perusahaan yang masuk pipeline IPO saham dengan target penggalangan dana Rp48 triliun.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna pernah bilang, dari 38 perusahaan yang akan masuk bursa, sebanyak tiga perusahaan berasal dari sektor barang baku, dua perusahaan sektor industri, lima perusahaan sektor transportasi & logistik, satu perusahaan sektor konsumen primer, delapan perusahaan dari sektor konsumen non primer.

“Kemudian, tujuh perusahaan sektor teknologi, tiga sektor kesehatan, dan dua sektor energi. Selanjutnya, satu perusahaan dari sektor keuangan, tiga perusahaan properti dan real estate, tiga perusahaan sektor infrastruktur,” jelasnya.

Sebagai informasi, perusahaan di sektor konsumen non primer dan teknologi mendominasi daftar pipeline pencatatan saham baru di BEI, sedangkan sisanya tersebar pada sektor lainnya, termasuk anak usaha BUMN. Kemudian selama tiga periode pemilu, lanjut Nyoman, minat para pengusaha untuk menyelenggarakan IPO tetap besar. Sebagai contoh, sampai Januari 2023, sudah 10 perusahaan masuk bursa dengan penggalangan dana Rp48,5 triliun.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement