JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyoroti banyaknya hotel tak berizin yang tawarkan kamar secara online.
Ketua PHRI DKI Jakarta Sutrisno Iwantono menilai saat ini terjadi persaingan yang tidak sehat.
Hal itu karena hotel-hotel yang tidak berizin memasang tarif relatif lebih rendah.
"Yang terjadi orang yang tidak punya izin, tidak punya kualifikasi sebagai penginapan sekarang semuanya bisa jualan," kata Sutrisno dalam Market Review IDX Channel, Selasa (14/2/2023).
BACA JUGA:3.323 Hotel Dijual di Situs Online, Ada yang Harganya Rp75 Juta
Dia menyebut adanya oknum yang menjual kamar lewat online dan tidak berizin tentu merugikan industri.
"Ini tidak sehat. Dari sisi pemerintah umpamanya, yang tidak berizin kan pasti tidak bayar pajak, dari sisi konsumen kan tidak terverifikasi itu sebenarnya tempat seperti apa, sehingga mempunyai risiko terhadap tamu," jelasnya.
Dia tidak mempermasalahkan persaingan saat ini, namun Sutrisno berharap bisa secara sehat.
"Persaingan itu wajar, yang penting persaingan itu harus sehat, kalau yang satunya berizin maka yang lainnya harus berizin," tandasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.