Pemerintah terus menjalin kerja sama perdagangan dengan negara-negara mitra sebagai jalan tol untuk ekspor produk-produk Indonesia. Untuk kawasan Timur Tengah, misalnya, Zulhas berharap pelaku usaha Indonesia bisa memanfaatkan hub di Uni Emirat Arab (UEA).
“Misalnya ke Timur Tengah, ekspor bisa melalui UEA. Kita bisa memanfaatkan UEA sebagai hub bagi produk-produk Indonesia di kawasan Timur Tengah, sekaligus memanfaatkan eliminasi bea masuk ke negara tersebut karena Indonesia sudah memiliki perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (CEPA) dengan UEA,” kata dia.
Di samping itu Mendag juga mengatakan bahwa di dalam negeri, pemerintah berusaha mengembangkan kapasitas UMKM melalui ekosistem empat pilar yang melibatkan UMKM, ritel modern, lokapasar, dan pembiayaan.
Ekosistem tersebut membantu mendorong UMKM untuk mendapatkan akses pasar, peningkatan kapasitas seperti kualitas kemasan, akses ke niaga elektronik, hingga akses pembiayaan untuk ekspor dan modal kerja.
“Saya berharap, jika UMKM berkembang, keuntungannya dapat terus berkembang, semakin membuka lapangan kerja, dan semakin gencar mengekspor,” pungkasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)