Balance sheet BDKR di akhir tahun 2022 menunjukkan ada peningkatan aset 33,94% menjadi Rp1,11 triliun dari ujung 2021 senilai Rp833 miliar. Ini terjadi akibat kenaikan aset tidak lancar, ditambah nilai kewajiban pembayaran yang membengkak.
Liabilitas bertambah 65,78% menjadi Rp546,84 miliar, akibat adanya peningkatan pinjaman jangka pendek dan panjang. Sedangkan modal bersih (ekuitas) tumbuh 13,07% menjadi Rp569,08 miliar karena ada tambahan setoran modal.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.