JAKARTA – BRI menegaskan telah menonaktifkan oknum pegawai yang terlibat kasus pelecehan seksual. BRI juga akan melakukan investigasi untuk mendalami kasus tersebut.
“Terkait dengan dugaan pelecehan tersebut dan berdasarkan keterangan korban, BRI secara tegas telah me-non aktifkan pekerja terduga pelaku pada 5 April 2023 untuk proses investigasi,” Pemimpin Cabang BRI Jakarta Pasar Minggu Wahib Gunadi, Kamis (6/4/2023).
Wahib mengatakan, BRI tengah melakukan pendalaman dan pembuktian kasus pelecehan seksual tersebut. Pendalaman kasus juga melibatkan para ahli.
“Apabila pekerja terbukti melakukan tindakan pelecehan tersebut, maka oknum pekerja tersebut akan diberikan sanksi dan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan serta peraturan perundangan yang berlaku,” ucapnya.