Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Puncak Arus Mudik Lebaran, 242 Ribu Mobil Tinggalkan Jabodetabek

Dovana Hasiana , Jurnalis-Rabu, 19 April 2023 |15:03 WIB
Puncak Arus Mudik Lebaran, 242 Ribu Mobil Tinggalkan Jabodetabek
Mudik Lebaran 2023 (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA — Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Adita Irawati menyatakan jumlah kendaraan pribadi, yakni motor dan mobil, mulai meningkat pada H-5 lebaran 2023.

Adapun jumlah pergerakan kendaraan mobil yang meninggalkan Jabodetabek mencapai 242.142, terdiri dari 123.863 yang melewati jalan tol dan 72.248 melewati arteri. Sementara untuk motor, Adita mencatat sebanyak 279.044 motor meninggalkan Jakarta.

“Jumlahnya meningkat pesat. Angka tersebut lebih banyak dibandingkan H-6. Untuk motor bahkan meningkat 27,84 % dari hari normal,” ujar Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam keterangan tertulis, Rabu (19/4/2023).

Berkaca dengan pengalaman sebelumnya, jumlah tersebut diprediksikan akan terus bertambah menjelang lebaran. Pada arus mudik tahun 2022 lalu, tercatat puncak arus kendaraan yang melewati jalan tol terjadi pada H-3 yaitu sebanyak 226.615 kendaraan.

Hal ini pun juga sesuai dengan prediksi Kemenhub mengenai jumlah pergerakan masyarakat mencapai 123,8 Juta orang, meningkat sebesar 14,2% bila dibandingkan dengan data di tahun 2022..

Adita menuturkan, berdasarkan informasi dari Korlantas Polri, situasi jalan tol pada dari Jakarta ke Cikampek KM 47 s.d 72 pada (18/4) masih kondusif dengan V/C Ratio (rasio puncak arus mudik terhadap kapasitas total) pada angka 0,4 yang artinya lancar dengan rata-rata kecepatan kendaraan antara 50-60 Km/Jam. Sehingga masih belum diberlakukan rekayasa lalu lintas contra flow yang sedianya dilakukan mulai pukul 14.00 WIB hari ini.

Sementara, rekayasa lalu lintas berupa one way diberlakukan pada (18/4/2023) mulai pukul 14.30 WIB di KM 72 sampai dengan 414 Tol Cipali - Kalikangkung, Semarang.

"Rekayasa lalu lintas masih mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan, namun dimungkinkan terjadi perubahan melihat situasi di lapangan," ujar Adita

Lebih lanjut, Adita mengatakan selama empat hari pemantauan, jumlah pergerakan sepeda motor terus meningkat.

Kemenhub pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan sepeda motor untuk melakukan perjalanan mudik jarak jauh, karena sangat rentan mengalami kecelakaan. Masyarakat dinilai bisa menggunakan angkutan umum atau memanfaatkan program mudik gratis agar perjalanan lebih aman dan berkesan.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement