JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat jumlah penumpang pesawat mendominasi data pergerakan pengguna angkutan umum menjelang Lebaran.
Dari hasil pantauan, jumlah pengguna angkutan umum di semua moda pada H-4 kemarin mencapai 711.883 orang. Jumlah tersebut didominasi oleh penumpang angkutan udara, yaitu sebanyak 250.994 orang atau mencapai 35,26% dari total pengguna angkutan umum.
Jumlah ini meningkat 36,97% dibandingkan hari normal, serta meningkat 20,78% dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran tahun 2022 lalu sebanyak 207.810 orang.
Selain angkutan udara, jumlah penumpang kereta api juga mengalami peningkatan yang cukup menonjol dibanding moda angkutan umum lainnya. Berdasarkan pantauan CCTV di beberapa titik pantau stasiun yang diamati dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2023 Kementerian Perhubungan, pemudik terlihat memadati Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Jakarta.
Pada H-4 kemarin, tercatat pengguna angkutan kereta api sebanyak 125.319 orang atau 20,96% dari total pengguna angkutan umum. Apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada Angkutan Lebaran tahun 2022 lalu, jumlahnya meningkat sebanyak 36,21%.
”Kami mengimbau para pengguna jasa angkutan umum minimal tiga atau empat jam sebelum waktu keberangkatan, agar tidak ketinggalan pesawat, kereta, bus, atau kapal, mengingat akses ke simpul transportasi akan sangat padat menjelang hari Lebaran ini,” Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Kamis (20/4/2023).
Adapun demikian, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil ataupun motor diimbau untuk terus berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api sebidang. Patuhi rambu dan jangan menerobos palang pintu perlintasan yang telah menutup.
Secara rinci, jumlah penumpang angkutan umum per moda transportasi pada H-4 kemarin yakni:
Angkutan kereta api (149.211 penumpang, meningkat 30.49% dibandingkan tahun lalu sebanyak 114.349 penumpang). Angkutan udara (250.994 penumpang. Jumlah ini meningkat 20,78 % jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yaitu sebesar 207.810 penumpang).
Angkutan jalan (151.145 penumpang, turun 12.99% dibandingkan tahun lalu 173.700 penumpang). Angkutan penyeberangan (92.586 penumpang, turun 67.26% dibandingkan tahun lalu sebanyak 282.805 penumpang). Angkutan laut (67.947 penumpang, turun 19.75% dibandingkan tahun lalu 83.627 penumpang).
Sedangkan secara kumulatif, jumlah pengguna angkutan umum di semua moda selama pemantauan mulai H-8 s.d H-4 mencapai 3.110.009 orang atau meningkat 26,58% dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 2.456.867 orang.