Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tren Belanja Barang Bekas Diramal Booming hingga 2026

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Sabtu, 29 April 2023 |09:21 WIB
Tren Belanja Barang Bekas Diramal Booming hingga 2026
Tren Belanja Baju Bekas Diprediksi Berlipat Ganda hingga 2026. (Foto: Okezone.com/Antara)
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan konsinyasi online raksasa, ThredUp dan perusahaan analitik Global Data memprediksi terjadi pertumbuhan usaha barang bekas yang berlipat ganda pada 2026 atau mencapai USD82 miliar per tahun.

Hal ini seiring meningkatnya minat belanja barang bekas atau seringkali disebut thrifting. Di mana salah satu penyebab utamanya adalah perilaku belanja dari generasi milenial dan generasi Z.

Hasil survei yang dikeluarkan ThreadUp terhadap 3.500 koresponden warga Amerika yang di atas 18 tahun menunjukan 62% dari generasi milenial dan generasi Z akan melihat pasar barang bekas terlebih dahulu sebelum mencari yang baru.

“Saya suka belanja di thrift store, karena lebih bagus buat environment, tidak support fast fashion, big fashion chain yang suka mubazir dengan baju yang mereka produced,” kata Seorang Diaspora Indonesia di negara bagian Maryland yang masuk ke dalam kategori generasi Z, Nadia Al-Arif, dikutip dari VOA Indonesia, Sabtu (29/4/2023).

“Kita dengan beli dari thrift store kita juga tidak mendukung big chain yang pollute our environment, yang mungkin underpaid their worker. Kalo beli di thrif store menurut aku lebih ethical aja sih”, tambahnya.

Diaspora Indonesia lainnya, Zaid Najmudin yang saat ini bekerja di Washington DC juga bangga bisa ikut serta dalam upaya melestarikan lingkungan.

“Kita mendaur ulang pakaian. Bisa donasi dan donasi itu bisa dibeli orang lagi dan digunakan lagi. Ngga dibuang jadi sebuah sampah di dunia ini. Juga mengalahkan fast fashion, yang memproduksi terus setiap tahunnya pakaian-pakaian baru dan orang hanya pakai sekali dan beli lagi beli lagi. Itu namanya fast fashion. Jadi mengurangi waste dengan melakukan thrifting,” kata Zaid.

Menurut survei yang dilakukan ThredUP dan GlobalData, 46% dari milenial dan Gen Z juga mempertimbangkan potensi nilai jual kembali suatu barang sebelum mereka membelinya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement