Sama halnya dengan yang dijelaskan oleh laman minnesotasafetycouncil.org. Saat sebuah kereta barang dengan panjang 90-120 gerbong bergerak dengan kecepatan 50 mil per jam maka dibutuhkan jarak sekitar satu mil atau lebih agar kereta benar-benar bisa berhenti setelah rem darurat digunakan sepenuhnya.
Sedangkan kereta penumpang dengan 8 gerbong membutuhkan waktu sekitar satu mil untuk bisa benar-benar berhenti.
Kondisi ini tentunya berbeda dengan kendaraan darat lainnya seperti mobil pribadi. Mobil pribadi memiliki ukuran dan bobot yang lebih ringan daripada kereta. Sehingga ketika melakukan pengereman mendadak mobil bisa langsung berhenti dengan cepat.
Sementara itu, dikutip dari laman statesman.com, bukan hanya bobot kereta saja yang bisa mempengaruhi pengereman, namun juga adanya faktor-faktor lain. Seperti kemiringan lintasan kereta, cuaca, penundaan rem, metalurgi rola dan rel yang menyebabkan adanya gesekan.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.