Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Erick Thohir Sebut Pendapatan BUMN Naik Jadi Rp730 Triliun

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Jum'at, 05 Mei 2023 |19:15 WIB
Erick Thohir Sebut Pendapatan BUMN Naik Jadi Rp730 Triliun
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)
A
A
A

Adapun, dividen yang dikontribusikan BUMN tahun ini ditargetkan mencapai Rp 80,2 triliun. Setoran itu diberikan perusahaan pelat merah dengan status terbuka (Tbk) dan tertutup (Persero).

Nominal dividen BUMN yang sudah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp 50,20 triliun.

"Bahwa perusahaan-perusahaan Tbk seperti BRI, Mandiri, BNI, BTN, Telkom, Semen Indonesia, Jasa Marga itu mengkontribusi Rp 50,20 triliun, dividen. Jadi fakta," katanya.

Sementara, dividen perseroan yang belum melantai di pasar modal sebesar Rp 29,97 triliun. Angka ini dibagikan oleh PT Pertamina (Persero), Holding BUMN Pertambangan atau Indonesia Asahan Aluminium (MIND).

Lalu, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT PLN (Persero), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perum Perhutani, dan PT Bio Farma (Persero).

"Lalu yang tertutup, nah yang tertutup ini proses, kita duduk sama Kemenkeu, itu Pertamina, Inalum, Pupuk Indonesia, yang sekarang pupuk itu untungnya penjualan dari amonia," tutur Erick.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement