Mendorong efisiensi rantai pasok bahan baku properti dari hulu ke hilir dan mendukung Indonesia Green and Affordable Housing Program (IGAHP) dengan semua potensi sumber daya, pendanaan maupun kolaborasi seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah maupun swasta.
Sebelumnya, Kementerian PUPR mengalokasikan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 220 ribu unit rumah subsidi kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada tahun ini.
Dana FLPP tahun ini dialokasikan sebesar Rp25,18 triliun. Sedangkan, untuk subsidi bantuan uang muka (SBUM) tahun ini dialokasikan sebesar Rp890 miliar untuk 220 ribu unit rumah FLPP.
Terkait subsidi selisih bunga (SSB) untuk pembayaran penerbitan KPR tahun-tahun sebelumnya, Kementerian PUPR mengalokasikan sebesar Rp3,46 triliun. Sedangkan, alokasi untuk Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tahun ini sebesar Rp1,05 triliun untuk 12.072 unit.
(Zuhirna Wulan Dilla)