JAKARTA - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD1,53 miliar atau setara Rp23,07 triliun untuk ekspansi penambahan kapasitas pabrik konsentrat. (Kurs: Rp15.000/USD).
Sampai saat ini kapasitas pabrik konsentrator tambang Batu Hijau milik AMMN memiliki kapasitas desain 120.000 ton bijih per hari atau sekitar 35 hingga 40 Mt bijih per tahun, demikian mengutip prospektus IPO, Jumat (7/7/2023).
BACA JUGA:
Tempat penimbunan bijih yang telah dihancurkan di area pabrik konsentrator memiliki kapasitas 270.000 ton bijih, yang memasok bijih menuju 2 SAG mill, 4 ball mill, dan sirkuit flotasi.
Slurry konsentrat tembaga lalu dipompakan dan dialirkan secara gravitasi melalui saluran pipa ke Pelabuhan Benete, di mana slurry konsentrat tembaga tersebut difiltrasi dan disimpan sebelum dikirim untuk ekspor.
BACA JUGA:
Dengan adanya pengembangan ini, kapasitas diproyeksikan akan bertambah mencapai 85 Mt bijih per tahun.