Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Badai PHK JPMorgan Belum Usai, Pecat 63 Karyawan

Himayatul Azizah , Jurnalis-Rabu, 12 Juli 2023 |14:08 WIB
Badai PHK JPMorgan Belum Usai, Pecat 63 Karyawan
PHK. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - JPMorgan berencana PHK 63 karyawan di Jersey City, New Jersey.

Dilansir Reuters di Jakarta, Rabu (12/7/2023), isu tesebut telah dikonfirmasi oleh Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN) pada Selasa, 11 Juli 2023.

 BACA JUGA:

Melalui informasi tersebut, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan berlangsung pada bulan September.

JPMorgan merupakan perusahaan induk jasa keuangan dan bank investasi multinasional di Amerika Serikat. Bahkan total tenaga kerja di JPMorgan mencapai 296.877 pada akhir kuartal pertama dan mengalami kenaikan sebesar 8% dari tahun sebelumnya.

 BACA JUGA:

"Ini berdampak pada sejumlah kecil karyawan lokal dan kami bekerja keras untuk mempekerjakan mereka kembali. Strategi kami tidak berubah dan kami menjalankan perusahaan untuk berinvestasi melalui siklus. Kami sedang membangun untuk jangka panjang dan akan terus berinvestasi dalam perekrutan, pelatihan dan teknologi," kata JPMorgan dalam sebuah pernyataan.

JPMorgan juga menambahkan pernyataan bahwa PHK merupakan agenda rutin dalam meninjau keberlangsungan perusahaan.

JPMorgan memberi informasi terkait 560 posisi terbuka di New Jersey.

Selain itu, JPMorgan sedang berusaha untuk memperkerjakan kembali karyawan yang terkena dampak PHK.

Sehingga dilakukan penyebaran sebanyak 12.000 karyawan di New Jersey untuk mewujudkan hal tersebut.

Worker Adjustment and Retraining Notification (WARN) diminta untuk memberitahu himbauan tentang PHK di JPMorgan.

Seperti yang tertuang dalam undang-undang ketenagakerjaan Amerika Serikat, diwajibkan suatu perusahaan dengan 100 karyawan atau lebih untuk mengeluarkan pemberitahuan 60 hari sebelumnya tentang penutupan perusahaan dan PHK massal.

Pada bulan Mei, JPMorgan telah melakukan pertimbangan untuk merumahkan 500 karyawan di berbagai departemen.

Hal tersebut menimbulkan badai PHK sebanyak 1000 karyawan First Republic Bank setelah berhasil mengakusisi bank yang gagal di awal tahun 2023.

Perusahaan pinjaman terbesar di Amerika Serikat juga memangkas hampir 40 karyawan perbankan inventasi pada bulan lalu.

Diketahui pemicu dari PHK tersebut karena menurunya aktivitas kesepakatan yang dibuat.

Rival Goldman Sachs Group (GS.N), Morgan Stanley (MS.N) dan Citigroup (C.N) juga telah melakukan PHK bankir investasi karena ketidakpastian dalam aktivitas ekonomi.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement