Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perumahan Mewah Terbengkalai di Jakarta Hanya Dihuni 1 Keluarga, Begini Pengakuan Ketua RT

Muhammad Farhan , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |11:10 WIB
Perumahan Mewah Terbengkalai di Jakarta Hanya Dihuni 1 Keluarga, Begini Pengakuan Ketua RT
Penampakan rumah mewah di Jakarta yang terbengkalai. (Foto: MPI)
A
A
A

Dasuki mengatakan meski penghuni tersebut sempat menempati rumah elit tersebut, mereka diperkirakan tidak betah lantaran terlalu sunyi.

Dia mengatakan penghuni tersebut belum melaporkan ihwal hendak berdomisili karena hanya dalam waktu singkat.

 rumah

"Kita mau mendata mereka pun, memang masih sangat sedikit warganya. Satu atau dua orang saja yang terlihat," katanya.

Selain sudah tidak dihuni sejak 2012, Dasuki mengatakan sampai saat ini tidak ada aktivitas yang diadakan di kawasan perumahan elit tersebut.

Namun Dasuki menjelaskan sempat ada upaya perbaikan yang dihelat pada sekira tahun 2018.

"Pernah lima tahun sebelumnya dari sekarang, sempat ada renovasi disana. Tapi tidak total keseluruhan, cuman retakan tembok dirapihkan dan lainnya. Tetapi saya kurang tahu dari pihak mana yang melakukan perbaikan," ujarnya.

Dasuki menambahkan, dua KK yang sempat menempati hunian rumah berlantai dua tersebut bukan dari karyawan Kawasan Industri Pulogadung.

"Mereka bukan pegawai sih setahu saya, itu warga luar. Jadi bisa dipastikan perumahan itu untuk diperjualbelikan," tegas Dasuki.

Diketahui, Kompleks perumahan yang persisnya terletak di Jalan Pulosidi, Cakung tersebut diketahui dibangun oleh perusahaan Jakarta Industrial Estate Pulogadung (PT JIEP), dengan komposisi kepemilikan 50% saham oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 50% milik Pemerintah Pusat Republik Indonesa.

 BACA JUGA:

Dalam pantauan MPI, kompleks perumahan tersebut terlihat telah lengkap tertata selayaknya perumahan elit pada umumnya.

Mulai dari pos penjagaan hingga blok-blok terbaginya jajaran rumah, sudah terbentuk rapi meski kondisi rumah tersebut tidak lagi layak huni.

Setiap rumahnya tampak tidak lagi memiliki pagar, jendela, bahkan pintu pun sudah hilang.

Cat-cat tembok di setiap rumahnya terlihat mengelupas sebagian, namun jika dipercantik, tembok rumah yang didominasi warna krem dan merah maroon itu tidak akan terlalu terlihat lusuh karena belum terlalu parah pengelupasannya.

Meski lusuh dan terkesan menyeramkan, jarang sekali ditemukan coretan-coretan berupa tulisan yang menempel di tiap tembok rumah tersebut.

Hanya di bagian pos penjagaan, coretan dinding cukup menghiasi guratan cat yang memudar hingga tak sedap dipandang mata.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement