Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

100 Juta Penduduk Terancam Miskin jika Iklim Dunia Terus Memburuk

Ikhsan Permana , Jurnalis-Senin, 21 Agustus 2023 |13:24 WIB
100 Juta Penduduk Terancam Miskin jika Iklim Dunia Terus Memburuk
Bappenas Ungkap Dampak Bila Iklim Dunia Terus Memburuk. (Foto: Okezone.com/Antara)
A
A
A

JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan kondisi iklim dunia saat ini sangat mengkhawatirkan. Kondisi tersebut membuat 100 juta penduduk terancam miskin jika iklim dunia tak kunjung membaik.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menjelaskan, berdasarkan data dari The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), suhu rata-rata bumi terus mengalami peningkatan.

Diketahui suhu permukaan gelombang saat ini sudah mencapai di atas 1,09 derajat celcius kenaikannya dibandingkan periode 1850 ke 1900 dan diprediksi akan terus meningkat karena produksi dari gas rumah kaca ke atmosfer terus berlanjut.

Kemudian per tanggal 16 Agustus 2023, tercatat konsentrasi karbondioksida (CO2) global di atmosfer mencapai 19,55 partr per million atau naik 6,3% dibandingkan tahun 2011. Hal tersebut juga disertai dengan kenaikan muka air laut yang sudah mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun 1900-1971 akibat mencairnya lapisan es di kutub.

"Kalau kondisi ini terus dibiarkan tentu bumi akan semakin memburuk. Meningkatnya suhu di atas satu setengah derajat celcius maka tentu saja seluruh sistemnya kehidupan akan terganggu, ketersediaan sumber daya air akan berkurang, potensi kekeringan tentu akan naik, dan dalam situasi seperti itu maka penyakit dan bencana alam mudah untuk hadir dan diperkirakan lebih dari 100 juta penduduk dunia akan miskin," ungkap Suharso dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (21/8/2023).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement