"Permintaan rumah menengah atas setelah pandemi meningkat. Sebenarnya kita bisa rasakan, yang paling terdampak pandemi adalah yang paling bawah, karena social safetynya habis tergerus. Nah kalau yang atas pasti lebih kuat menahan dampak dari pandemi," tambah Chandra.
Peningkatan permintaan rumah mewah itu akhirnya membuat developer di Jakarta saat ini mayoritas atau 55,52% mengembangkan proyek perumahan menengah dan atas. Sedangkan hanya 28,47% developer yang saat ini tengah menggarap perumahan bawah/RST/FLPP.
Sekedar informasi tambahan, riset REI ini dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode pengumpulan data primer berupa survey melalui penyebaran kuesioner atau wawancara. Responden yang dituju adalah para pengembang anggota REI DKI Jakarta, dengan kurun waktu survey selama ± 3 bulan dari April - Juli 2023.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)