Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dibangun di Bawah Tanah, Biaya LRT Bali Lebih Mahal 3 Kali Lipat

Heri Purnomo , Jurnalis-Senin, 25 September 2023 |11:07 WIB
Dibangun di Bawah Tanah, Biaya LRT Bali Lebih Mahal 3 Kali Lipat
Ilustrasi LRT Bakal Bangun di Bali (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) menyebut rencana proyek LRT Bali akan memakan anggaran 3 kali lipat lebih mahal jika dibangun dengan menggunakan jalur melayang.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Ervan Maksum mengatakan hal tersebut lantaran LRT Bali direncanakan akan menggunakan jalur bawah tanah, bukan menggunakan jalur rel kereta api melayang (elevated) atau sejajar dengan tanah yang ada.

Pasalnya kata Ervan, salah satu cara membangun LRT Bali adalah melalui bawah tanah. Hal tersebut lantaran di Bali tidak membolehkan bangunan lebih tinggi dari pohon kelapa.

"Dan kalo pelebaran jalan disana banyak pura. Bagaimana? Ini harus kebawah satu satunya cara dan kebawah itu bisa 3 kali harga daripada di atas," katanya dalam acara Diskusi Green Finance Pustral UGM, ditulis, Senin (25/9/2023).

"Nah kita total saja misalnya dari bandara Ngurah Rai ke Kuta itu Rp5 triliun. Karena lewat bawah mahal sekali padahal cuma sekitar 4,9 km," tambahnya.

Ervan mengatakan bahwa rencana pembangunan ini bisa dibilang cukup menantang, pasalnya daei segi fiskalpun Bali cukup kecil, di mana hanya Rp3,5 triliun APBD Bali.

Adapun dalam bahan paparannya, tertulis kan bahwa LRT Bali akan dibangun sepanjang 5,3 kilometer yang menghubungkan Bandara Ngurah Rai dengan Extended Terminal dan area parkir di Kuta Central Park.

Sementara itu, kebutuhan investasi untuk pembangunan tersebut mencapai USD 592,28 juta atau setara Rp9,11 triliun dengan kurs Rp15.386.

"Nah kita perlu cari kreativitas Financing. Nah kita total saja misalnya dari bandara Ngurah Rai ke Kuta itu Rp5 triliun. Karena lewat bawah mahal sekali padahal cuma sekitar 4,9 km," tambahnya," katanya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement