Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembelian Beras Dibatasi, Masyarakat Diusulkan Makan Ubi

Nasya Emmanuela Lilipaly , Jurnalis-Kamis, 05 Oktober 2023 |03:01 WIB
Pembelian Beras Dibatasi, Masyarakat Diusulkan Makan Ubi
Pembelian beras bakal dibatasi. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Mantan Wakil Presiden yakni Jusuf Kalla (JK) menanggapi soal pembatasan pembelian beras 10kg/hari.

JK mengusulkan agar masyarakat ini dapat mencari bahan pokok lainnya seperti ubi atau kentang yang bisa dijadikan pengganti karbohidrat nasi.

 BACA JUGA:

"Alternatif makan ubi, makan apa untuk daerah tertentu. Mau gimana lagi seluruh dunia begini," kata Jusuf Kalla kepada wartawan usai menghadiri Konferensi Agama dan Perubahan Iklim se Asia Tenggara yang digelar Majelis Hukama Muslimin (MHM) atau Muslim Council of Elders di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2023.

Menurutnya, saat ini hampir di seluruh negara mengalami bencana kekeringan dan menjadi berimbas kepada daya produksi beras dalam negeri.

 BACA JUGA:

JK juga menilai kalau saat ini Indonesia mengalami kesulitan dalam meningkatkan produksi padi di dalam negeri yang merupakan dampak dari kekeringan tersebut.

"Waktu ya sulit sekarang ini. Jadi seluruh dunia alami, bukan hanya kita," ucapnya.

Walaupun begitu, JK tetap optimis kalau pemerintah Indonesia dapat mencari jalan alternatif untuk menangani masalah tersebut. Sebab beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia.

 BACA JUGA:

"Beras itu bahan pokok, kita enggak bisa kurangi makan, jadi walaupun dibatasi, tetap yang penting supplynya. Jadi kita akan usaha jadi harus ada alternatif lah," tutur dia.

Sebelumnya, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra sempat menyampaikan juga mengenai kondisi pasokan beras mulai turun karena para produsen atau distributor mulai enggan menjual produknya ke ritel modern.

Sebab jualan ke pasar modern perlu mengacu Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Dengan adanya kebijakan HET untuk beras ini juga akan membebankan para produsen ataupun distributor ritel modern.

Hal tersebut dikarenakan, harga gabah sebetulnya memang sudah mahal, sebab saat ini tidak ada regulasi yang mengatur soal harga gabah.

Ombudsman mengusulkan Pemerintah Indonesia untuk mencabut kebijakan HET terutama untuk beras Premium. Kebijakan itu dikhawatirkan bakal berdampak sama dengan kasus kelangkaan minyak goreng yang terjadi beberapa waktu lalu.

Baca Selengkapnya: Beli Beras Dibatasi 10 Kg/Hari, JK Usul Masyarakat Makan Ubi

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement