Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ternyata Ini 10 Barang Impor Israel yang Ada di Indonesia

Nurfathiya Efsya , Jurnalis-Rabu, 11 Oktober 2023 |13:36 WIB
Ternyata Ini 10 Barang Impor Israel yang Ada di Indonesia
Kondisi Gaza Usai Israel Lakukan Serangan Balik. (Foto: Okezone.com/Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Perang Israel dengan militan Palestina Hamas masih berlangsung. Bahkan korban tewas karena perang ini mencapai 2.000 orang.

Menurut Radio Angkatan Darat Pasukan Pertahanan Israel, lebih dari 1.000 orang tewas di Israel.

Sedangkan Kementerian Kesehatan Palestina mencatat lebih dari 900 orang tewas di Gaza, sejak konflik meletus pada Sabtu 7 Oktober 2023. Sekitar setengah dari jumlah tersebut adalah wanita dan anak-anak. Sedangkan 4.500 lainnya terluka.

Apa yang terjadi antara Israel dengan Palestina membuat Indonesia bersuara. Bahkan dunia juga sempat menyerukan aksi boikot produk maupun brand korporasi dari Israel.

Aksi tersebut sebagai bentuk simpati global terhadap masyarakat Palestina. Di Indonesia juga aksi boikot produk-produk Israel juga diserukan ketika itu.

Lantas apa saja produk Israel yang ada di Indonesia:

1. Pelat, tongkat untuk perkakas tidak terpasang dari sermet dan sejenisnya

2. Bromida dari natrium atau kalium

3. Peralatan lainnya dari bagian subpos 84248210

4. Bagian dari perlengkapan mesin cetak untuk mencetak pelat, silinder dan komponen cetak lainnya

5. Peralatan elektro bedah atau elektro medis

6. Penerima sinyal portabel dan lainnya

7. Inti katup ban tubeless

8. Mesin penjernih air dengan kapasitas tertentu

9. Alat penghantar listrik yang bukan digunakan untuk komunikasi

10. Aksesoris untuk mesin dan peralatan bagian lainnya.

Sebelumnya, BPS juga merangkum dalam lima tahun terakhir nilai barang yang diimpor dari Israel ke Indonesia mencapai Rp4,9 triliun pada 2016-2020.

Pergerakan impor produk-produk dari Israel ini masih berlanjut pada tahun 2021 ini. Misalnya awal tahun 2021 (Januari-Februari), produk impor asal Israel mencapai USD1.785.870 dengan berat mencapai 144 ton.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement