Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tol Layang Cikunir-Ulujami Rp21,2 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2027

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Selasa, 17 Oktober 2023 |12:37 WIB
Tol Layang Cikunir-Ulujami Rp21,2 Triliun Ditargetkan Rampung Awal 2027
Kementerian PUPR targetkan tol layang Cikunir-Ulujami rampung 2027. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jalan tol JORR Elevated Cikunir - Ulujami ditargetkan rampung pada kuartal I-2027.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Miftachul Munir menyebut proses pembebasan lahan jalan tol tersebut sudah mulai dilakukan tahun ini dengan target penyelesaian 12 bulan.

 BACA JUGA:

Serta rampung pada tahun 2024 mendatang dan dilanjutkan proses konstruksi tahun 2025.

"Selama 12 bulan ini akan kita bebaskan baru nanti lanjut konstruksinya selama 33 bulan, kita perkirakan nanti sampai kuratal pertama tahun 2027," ujar Munir di Auditorium Kementerian PUPR, Selasa (17/10/2023).

Kemudian terkait target operasinya, Munir mengatakan berdasarkan berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) JORR Eleveted dapat dioperasikan pada tahun 2028 dan mendapatkan masa konsesi hingga 2068.

 BACA JUGA:

"Dengan dibangunnya tol JORR Eleveted ini yang akan tersambung dengan JORR eksisting, diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalin kendaraan tol eksisting," sambungnya.

Munir mengatakan proyek Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir – Ulujami merupakan Proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) atas Prakarsa Badan Usaha (unsolicited) dan mendapat penjaminan dari PT PII.

 BACA JUGA:

Pembangunan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Elevated Cikunir – Ulujami dengan total panjang mencapai 21,6 Km dengan biaya investasi pembangunan Jalan Tol ini sebesar Rp21,26 triliun dengan masa konsesi 45 tahun terhitung sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Sebagai informasi, pemenang lelang Jalan Tol JORR Elevated Cikunir - Ulujami telah ditetapkan berdasarkan Surat Menteri PUPR pada tanggal 12 Juli 2023 yang diprakarsai oleh Konsorsium PT Marga Metro Nusantara, PT Adhi Karya (Persero) Tbk dan PT Acset Indonusa Tbk yang kemudian membentuk BUJT PT Jakarta Metro Exspressway.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement