Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta 19 KRL Dipoles hingga Impor Kereta Baru dengan Biaya Fantastis

Candra Gunawan Nurhakim , Jurnalis-Sabtu, 11 November 2023 |05:01 WIB
Fakta 19 KRL Dipoles hingga Impor Kereta Baru dengan Biaya Fantastis
19 trainset KRL bakal dipoles (Foto: Okezone)
A
A
A

3. Dana Pengadaan Impor KRL, Retforfit Dan Pembelian KRL Baru Dari INKA

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan pihaknya mengajukan dana Rp800 miliar kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku induk perusahaan dan akan mengambil pinjama ke bank sebesar Rp3,6 triliun. Dana tersebut dilakukan untuk pengadaan impor KRL, retforfit dan pembelian KRL baru dari INKA.

"Yang sedang kita ajukan ya, kita dari KAI-nya itu hampir Rp800 miliar, kemudian kita juga yang Rp3,6 triliun ini juga kan kemarin ketika yang baru kita juga melakukan peminjaman ke bank. Nah sisanya ini yang akan kita perjuangkan baik dari PMN ataupun nanti dari sistem PSO-nya," kata Anne di Kantor KCI Juanda, Jakarta, Senin 6 November 2023.

4. Harga 3 Impor KRL Baru

PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) membeli 3 trainset KRL baru dari luar negeri. Kereta tersebut dapat beroperasi pada 2024-2025. Anne mengatakan bahwa saat ini pengadaan impor KRL tersebut masih dalam tahap proses pelelangan.

Sehingga ia belum dapat memastikan siapa produsen yang akan menggarap serta biaya yang dikeluarkan. Akan tetapi harga 3 impor KRL yang ditaksir mencapai Rp676,8 miliar. Anne hanya menanggapi bahwa angka tersebut merupakan penawaran dari sejumlah kontraktor.

5. Kecepatan Kereta Bertambah

KAI Commuter juga menambahkan kecepatan kereta untuk mengurangi waktu tunggu kereta dan adanya pengurangan kereta yang dilakukan retforfit. Dia mencontohkan, kecepatan tempuh maksimal KRL Line Bogor-Jakarta Kota telah naik dari sekitar 70 km/jam kini menjadi 80 km/ jam. Kemudian di lintas pelayanan Bekasi dari yang sebelumnya 70 km/jam kini menjadi hingga 90 km/jam.

6. Rekomposisi Rangkaian Kereta

Anne mengatakan bahwa dalam melakukan penyesuaian operasional, KAI Commuter akan melakukan rekomposisi rangkaian kereta dari jumlah kereta yang tersedia. Misalkan dari yang awal 12 kereta bisa menjadi 10 atau 8 kereta.

"Frekuensi tetap sama kecepatan bahkan kita naikkan agar waktu tunggunya turun. Yang mungkin dirasakan masyarakat yang biasanya naik 12 terus ini ada 8 dan 10 gerbong," katanya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement