Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ganjar Pranowo Dorong Ekonomi Baru, Berikut 5 Produk Ekonomi Digital

Arfiah , Jurnalis-Minggu, 12 November 2023 |09:25 WIB
Ganjar Pranowo Dorong Ekonomi Baru, Berikut 5 Produk Ekonomi Digital
Ganjar Pranowo soal Ekonomi Baru (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bakal calon presiden (Bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan optimalisasi ekonomi baru, terutama mengembangkan berbagai produk ekonomi digital, dengan tujuan membuka pasar dan peluang yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia unggul.

"New economy untuk membuka market dan kesempatan baru, ada green, blue, dan digital economy," ujar Ganjar dalam acara Sarasehan 100 Ekonom 2023 dikutip, Minggu (12/11/2023).

Ganjar menginginkan dukungan infrastruktur digital yang memadai untuk mendukung perkembangan ekonomi digital, khususnya dalam mendukung transaksi perdagangan online atau yang ramah disebut sebagai e-commerce.

Pandangan serupa diungkapkan Ganjar Pranowo saat berbicara di acara temu daerah BEM Nusantara Jawa Timur di Universitas Dr. Soetomo Surabaya.

Dirinya menyampaikan bahwa ekonomi digital adalah masa depan bangsa, dan sebagai langkah nyata, ia ingin memfokuskan programnya pada percepatan pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

Ganjar menyatakan potensi ekonomi digital di Indonesia mencapai angka yang signifikan, sekitar Rp 4.531 triliun.

“Potensi ekonomi digital di Indonesia itu besar sekali, sekitar Rp 4.531 triliun,” tuturnya dalam sebuah keterangan tertulis Minggu (12/11/2023)

Namun, menurutnya, potensi tersebut belum dikelola secara optimal oleh pemerintah saat ini. Maka itu, Ganjar berkomitmen untuk mendorong kemajuan dan perkembangan ekonomi digital di Indonesia.

Pengembangan perekonomian digital telah mengubah paradigma bisnis, menggeser dari model manual menjadi otomatis. Pelaku bisnis kini dapat mengandalkan sistem untuk mengelola operasional usahanya.

Kegiatan yang sebelumnya membutuhkan tenaga kerja manusia dapat diotomatisasi melalui sistem. Fenomena perubahan ekonomi yang beralih ke ranah online menjadi bukti nyata perkembangan ekonomi digital di Tanah Air.

Berbagai perusahaan startup terus berinovasi dalam menyajikan layanan online kepada konsumennya. Terdapat beberapa produk ekonomi digital yang mungkin tak disadari kehadirannya di sekitar kita. Berikut adalah lima produk ekonomi digital yang ada di sekitar kita:

5 Produk Ekonomi Digital

1. Media Sosial

Platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter bukan hanya menjadi sarana interaksi sosial. Nyatanya platform ini merupakan produk ekonomi digital karena adanya pemasaran digital, penjualan produk, dan koneksi antara merek dengan konsumen.

2. E-commerce

Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan Lazada menjadi tulang punggung ekonomi digital di Indonesia, memungkinkan masyarakat untuk berbelanja dan berjualan secara online.

3. Ojek Online

Layanan transportasi berbasis aplikasi seperti Gojek dan Grab mengubah cara mobilitas masyarakat Indonesia. Selain transportasi, mereka juga menawarkan layanan pengiriman makanan, pemesanan tiket, dan layanan keuangan.

4. Fintech

Perusahaan fintech seperti OVO, Dana, dan GoPay menyediakan solusi pembayaran digital, mempermudah transaksi online dan offline, termasuk pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan transfer uang.

5. Layanan Kesehatan Digital

Platform seperti Halodoc dan Alodokter memberikan layanan kesehatan digital, mulai dari konsultasi medis online, pemesanan obat, hingga informasi kesehatan.

Hal ini membuktikan betapa meluasnya dampak positif dari perkembangan ekonomi digital terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ganjar Pranowo terus mengajak untuk bersama-sama merangkul perubahan ini, memandang masa depan dengan optimisme, dan menjadikan produk ekonomi digital sebagai pendorong utama kemajuan Indonesia.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement