5 Fakta Terbaru Divestasi Saham Vale, Segini Harganya
JAKARTA – Presiden Jokowi bertemu dengan CEO Vale Base Metal Deshnee Naido di sela KTT APEC, di San Fransisco, Amerika Serikat, pada 17 November 2023.
Adapun dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia menyambut baik peningkatan saham MIND ID pada PT Vale Indonesia Tbk sebesar 14%.
Selain itu, Presiden Jokowi juga mengapresiasi dukungan Vale terhadap upaya hilirisasi yang lebih maju di Indonesia, di antaranya adalah kerja sama dengan Ford dan Zhejiang Huayou untuk pembangunan smelter dan refinery bahan baterai kendaraan listrik di Blok Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyaksikan penandatanganan perjanjian induk antara MIND ID dengan Vale Canada dan Sumitomo Metal Mining Co. Ltd mengenai divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk.
Berikut Okezone merangkum fakta terbaru Divestasi Saham Vale dan harganya, Minggu (26/11/2023):
1. Kesepakatan Awal Divestasi Saham 14% Diteken
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan, kesepakatan awal (head of agreement/HoA) terkait dengan divestasi saham PT Vale Indonesia sebesar 14% telah ditandatangani.
Penandatanganan itu dilakukan di sela-sela Forum Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2023 di San Fransisco, Amerika Serikat (AS).
Sedangkan soal kesepakatan harga divestasi antara Vale Indonesia dan MIND ID tersebut, ia juga belum mau mengungkapkannya.
"Nanti harganya belum, buru-buru saja tetapi yang penting harus lebih murah dari harga pasar," kata Arifin.
2. Erick Thohir Minta Divestasi Saham Vale Indonesia Dikasih Harga Murah
Menteri Badan Usaha dan Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan saat ini pemerintah bersama dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) tengah bernegosiasi mengenai harga saham 14% yang akan didivestasikan.
Dia pun memastikan bahwa harga yang akan dibayarkan oleh Holding BUMN Pertambangan MIND ID tersebut akan dinego semurah-murahnya.
"Kan kita masih negosiasi. Ya negosiasi harga semurah-murahnya," jelas Erick ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (21/11/2023).
3. Ditargetkan Rampung 2024
Divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) ke PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID ditargetkan rampung 2024. Sesuai kesepakatan, Vale Canada Limited (VCL) dan Sumitomo Metal Mining Co Ltd (SMM) akan mengalihkan 14 persen sahamnya di INCO kepada MIND ID.
4. MIND Jadi Pemegang Saham
Setelah aksi pelepasan ini terjadi, maka Pemerintah melalui MIND ID bakal menjadi pemegang saham terbesar perusahaan nikel tersebut. Sebelumnya VCL, SMM, dan MIND ID telah menandatangani perjanjian induk sebagai dasar dari pengalihan saham ini.
5. Harga Valuasi Saham Vale Ketinggian
Menteri BUMN Erick Thohir segera mengevaluasi harga saham yang diberikan PT Vale Indonesia TBK. Pasalnya harga yang diajukan masih ketinggian.
Erick mengatakan, jumlah saham yang akan didivestasikan ke Holding BUMN Pertambangan, MIND ID sudah disepakati sebanyak 14%.
"Kan saya sudah jawab bahwa master agreement untuk 14 persennya sudah sepakat tapi valuasinya belum. Nah tentu kendalanya ya sama kita merasa valuasi ketinggian," terangnya ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.