Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Energy Forum 2023: Dorong Kolaborasi Hadapi Trilema Energi

Aris Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 19 Desember 2023 |14:58 WIB
Pertamina Energy Forum 2023: Dorong Kolaborasi Hadapi Trilema Energi
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati memberi sambutan di acara Pertamina Energy Forum di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta, Senin (18/12/2023).
A
A
A

Launching Pertamina Energy Outlook oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dengan Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha Pertamina A. Salyadi Dariah Saputra pada Senin (18/23/2023) di Grha Pertamina.

Lebih lanjut ia mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 dan konflik geopolitik Rusia-Ukraina juga membawa dampak signifikan terhadap ketersediaan energi di negara-negara dunia. Namun hal tersebut tidak membawa dampak signifikan bagi Indonesia.

“Kita bisa melihat tidak ada dampak yang signifikan terhadap supply energy. Kita semua masih nyaman, bisa mengakses energi dengan harga yang affordable, dengan berbagai kebijakan yang ada,” kata Nicke.

Untuk aspek energy equity, Nicke menilai perlunya sektor energi bisa mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) dengan memberikan aksesibilitas energi yang adil dan merata. Sektor energi juga diharapkan dapat mendorong industrialisasi, menyerap tenaga kerja yang dapat meningkatkan PDB dan daya beli. Sementara itu, pada aspek environmental sustainability, jelas Nicke, saat ini Indonesia memiliki skor 63,1, sedangkan skor dunia yakni 66.

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri BUMN, Prof. Dr. Mohamad Ikhsan, S.E, menyampaikan tantangan dan peran sektor energi dalam menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia harus mampu tumbuh tinggi untuk keluar dari Middle Income Trap (MIT) sebelum tahun 2045. Gas dapat dioptimalkan menjadi sumber energi utama dalam masa transisi energi. Adapun solusi yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan energi gas di antaranya yaitu menjaga ekspor dan impor dan membuat pusat perdagangan di Indonesia.

Anggota Dewan Energi Nasional, Dr. Satya Widya Yudha, M.Sc menyampaikan terkait ketahanan energi Indonesia dalam menghadapi perubahan Iklim. Ada empat indikator ketahanan energi Indonesia yaitu availability, accessibility, affordability, dan acceptability. Dalam pembaruan kebijakan energi nasional terdapat grand strategy untuk tetap menjaga ketahanan energi dalam transisi energi yaitu memaksimalkan energi terbarukan dan meminimalkan penggunaan fosil (batubara dan gasoline).

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement