Sementara itu, Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah, menjelaskan bahwa saat ini BKN telah bergerak cepat dengan membentuk 11 (sebelas) tim koordinator guna memberikan masukan terhadap RPP Manajemen ASN tersebut.
“Tim BKN secara metodologis menyusun substansi yang terkait dengan teknis Manajemen ASN, dengan tetap mempertimbangkan tuntutan kondisi perkembangan zaman,” ujar Imas.
Terkait Tenaga Non-ASN, Imas menyampaikan bahwa hasil pendataan jumlah Non-ASN dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) adalah sejumlah 2.355.092, dengan Total Non ASN yang lolos seleksi & telah diangkat ASN sebanyak 749.398.
Sebagai langkah awal, BKN dan BPKP telah melakukan piloting verval data terhadap Tenaga Non-ASN.
“Tujuan piloting ini adalah untuk mendapatkan data yang valid dan akuntabel yang selanjutnya dapat digunakan untuk memberikan tawaran kebijakan terkait Tenaga Non-ASN,” pungkas Imas.
(Feby Novalius)