JAKARTA - Ekonomi Indonesia diprediksi meningkat usai Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Di mana Pesta Demokrasi dilakukan pada 14 Februari 2024.
Ekonom Bank Central Asia (BCA) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi akan pulih di Kuartal II-2024 atau pasca kepastian politik. Hal ini mirip dengan kejadian pada 2014 lalu, ketika pergantian rezim.
“Tapi perkiraan saya akan pulih di Kuartal II-2024 pasca kepastian politik. Ini mirip kejadian tahun 2014 ketika terjadi pergantian rezim juga,” katanya saat dihubungi Okezone.com, Jumat (12/01/2024).
David menyebutkan, kontribusi pertumbuhan ekonomi mengenai perputaran uang pemilu yang diproyeksi Rp200 triliun.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi tahun ini juga didorongan konsumsi rumah tangga. Di mana, konsumsi rumah tangga pada periode mudik dan Lebaran akan berdampak ke Kuartal II.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengatakan, bahwa dirinya optimis mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih bisa bertahan di angka 5% pada tahun 2024.
“Indonesia masih tumbuh di 5%. Jauh dari rata-rata global yang cuma 2,9%,” kata Presiden Jokowi, saat Seminar Nasional di Jakarta, Jumat, 22 Desember 2023.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.