Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun Tipis, Impor RI Capai USD18,44 Miliar pada Februari 2024

Atikah Umiyani , Jurnalis-Jum'at, 15 Maret 2024 |10:18 WIB
Turun Tipis, Impor RI Capai USD18,44 Miliar pada Februari 2024
Impor Februari 2024 alami penurunan (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Indonesia mencapai USD18,44 miliar pada Februari 2024. Impor Indonesia turun 0,29% dibandingkan Januari 2024.

Plt kepala BPS Amalia mengatakan, impor migas senilai USD2,98 miliar atau naik 10,42% secara bulanan. Sementara itu impor nonmigas senilai USD15,46 miliar atau turun 2,12% secara bulanan.

"Penurunan nilai impor secara bulanan disebabkan oleh penurunan nilai impor nonmigas dengan andil penurunan 1,81%," ujarnya dalam konferensi pers hari ini, Jumat (15/3/2024).

Dikatakan Amalia, secara tahunan nilai impor Februari 2024 lebih tinggi dibandingkan Februari 2023 yang tercatat naik 15,84% di mana nilai impor migas naik 23,82% dan impor nonmigas naik 14,42%.

Amalia menuturkan, peningkatan impor nonmigas tentunya didorong oleh beberapa peningkatan komoditas, antara lain mesin peralatan mekanis dan bagiannya dengan andil peningkatan 3,43%, plastik dan barang dari plastik dengan andil peningkatan 2,17% serta mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya yang memberikan andil peningkatan sebesar 2%.

"Impor indonesia menurut penggunaan pada Februari 2024 secara bulanan di mana nilai impor barang konsumsi naik sebesar USD90,5 juta atau naik sebesar 5,11%. Bahan baku penolong turun sekitar USD159,1 juta atau turun 1,18%, dan impor barang modal naik USD14,3 juta atau sebesar 0,44%. Bahan baku penolong menyumbang setidaknya 72,14% dari total impor Februari 2024," papar Amalia.

Lebih lanjut Amalia menyampaikan bahwa secara bulanan nilai impor mengalami penurunan disebabkan karena penurunan nilai impor bahan baku penolong dengan andil 0,86%, yang utamanya disebabkan oleh mesin perlengkapan elektrik dan bagiannya di mana memberikan andil penurunan sebesar 0,88%.

"Secara tahunan nilai impor seluruh jenis penggunaan mengalami peningkatan dengan kenaikan terbesar pada kelompok barang konsumsi yang meningkat 36,94%," pungkas Amalia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement