Namun sesaat sebelum tengah malam, Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer mengumumkan sebuah terobosan.
"Ini merupakan hari yang sangat panjang dan sulit, tetapi kami baru saja mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan pekerjaan pendanaan pemerintah," kata Schumer. "Ini baik untuk negara bahwa kami telah mencapai kesepakatan bipartisan ini. Tidak mudah, tetapi malam ini ketekunan kami sudah sepadan," katanya.
Meskipun Kongres telah menyetujui pendanaan untuk Urusan Veteran, Dalam Negeri, Pertanian dan badan-badan lainnya, RUU yang disetujui minggu ini jauh lebih besar, menyediakan dana untuk Departemen Pertahanan, Keamanan Dalam Negeri dan Luar Negeri serta aspek-aspek lain dari pemerintahan umum.
DPR meloloskan RUU tersebut pada Jumat pagi dengan perolehan suara 286 berbanding 134, dan hanya memperoleh dua pertiga mayoritas yang dibutuhkan untuk mendapatkan persetujuan. Lebih dari 70 persen pendanaan itu akan dialokasikan untuk pertahanan.
Para anggota parlemen membutuhkan waktu enam bulan memasuki tahun fiskal ini untuk mencapai garis akhir pendanaan pemerintah, proses ini diperlambat oleh kelompok konservatif yang mendorong mandat kebijakan yang lebih banyak dan pemotongan belanja yang lebih besar dibandingkan yang dipertimbangkan oleh Senat atau Gedung Putih yang dipimpin oleh Partai Demokrat. Hal ini mengakibatkan perlunya anggaran belanja yang bersifat sementara untuk memastikan lembaga-lembaga tersebut tetap mendapat pendanaan.
(Taufik Fajar)